Gaungriau.com (PELALAWAN) -- Covid-19 merupakan penyakit pandemi yang telah melanda dunia saat ini. Di tengah maraknya penyebaran virus ini, desa Silikuan Hulu, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, membentuk kelompok relawan covid-19 untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Pada tanggal 27 Mei 2020, Empat mahasiswa Universitas Riau (UNRI) bergabung dalam tim relawan covid-19 di desa Silikuan Sulu. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus partisipasi aktif dalam membantu pemerintah desa menangani pandemi covid-19.

Vella Viki Oktavia dari prodi Ilmu Pemerintahan mengatakan ia bersama tiga orang rekannya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Silikuan Hulu.

Sempat 5 hari begabung dalam menjaga posko covid-19 sebelum ada keputusan pemerintah tentang New Normal.

“Kegiatan kami selama di posko membantu Relawan Desa Lawan Covid-19 seperti penyemprotan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, pendataan tamu dan penyemprotan disinfektan pada kendaraan masyarakat yang berkunjung ke Desa Silikuan Hulu," sebut Vella.

Sementara beberapa kegiatan yang dilakukan dalam kondisi New Normal adalah pembagian sabun di tempat ibadah, pembagian masker, penempelan poster, penyebaran brosur protokol kesehatan dan pemasangan spanduk.

“Kegiatan yang baru-baru ini kami laksanakan adalah pembagiaan masker, penyebaran poster protokol kesehatan dan pemasangan spanduk bersama dengan pemuda desa," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan mahasiswa dalam membantu pemerintah memutus rantai penyebaran covid-19 dalam kondisi New Normal.

Pembagian Masker oleh Mahasiswa Unri bersama Pemuda Desa Silikuan Hulu
Pembagian masker dan brosur ditujukan pada masyarakat yang hendak berpergian menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Masker yang dibagikan berupa masker kain yang proses pembuatannya bekerja sama dengan penjahit lokal.

Himbauan pemerintah untuk menghindari keramaian tidak mengurungkan niat mahasiswa untuk menyampaikan penerapan protokol kesehatan dengan mengemas informasi dalam bentuk spanduk dan brosur yang diteruntukan kepada masyarakat umum.

“Spanduk ini berisi ajakan kepada masyarakat untuk selalu menggukan masker di tempat umum, menghindari kontak fisik dan jaga jarak, mengurangi menyentuh area mata dan mulut serta cuci tangan yang benar dengan sabun di Desa Silikuan Hulu,” kata Vella.**(ela)