• Walikota Pekanbaru, Firdaus

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 terus terjadi penambahan di Kota Pekanbaru. Walikota Pekanbaru Firdaus, meminta agar tim gugus percepatan penanganan covid-19 Kota Pekanbaru, untuk melakukan rapid dan swab massal di zona rawan penyebaran covid-19.

Firdaus menilai dari jumlah total pasien positif Covid-19 saat ini terjangkit, 60 persen diantaranya merupakan orang tanpa gejala (OTG) covid-19. Para pasien tidak memiliki gejala-gejala terinfeksi covid-19, namun memiliki potensi penyebaran yang cukup tinggi.

"60 persen dari pasien positif saat ini adalah OTG. Ini memberikan gambaran, berarti dilapangan yang tertular lebih banyak lagi. Kita akan lakukan tes rapid dan swab di zona-zona yang rawan," kata Firdaus, Ahad 23 Agustus 2020.

Firdaus menambahkan, jika phaknya akan melakukan pemetaan wilayah. Pasalnya dari data yang diterima terlihat bahwa penyebaran kasus positif covid-19 tertinggi atau yang menjadi zona rawan covid-19. Pemetaan wilayah ini nantinya akan dilakukan berdasarkan dari lokasi tempat tinggal pasien positif yang terjangkit, berdasarkan kelurahan maupun per Kecamatan.

"OTG ini tidak ada gejala, kalau tidak dibatasi pergerakan mereka, ini akan menularkan terus. Membahayakan bagi orang yang imunitas nya lemah, ini membuat penularan semakin besar," terangnya.

Menurutnya, dengan dilakukan rapid dan swab massal di zona rawan covid dapat mencari para OTG covid-19, dan memutus mata rantai penyebaran. "Agar tidak terjadi penularan pada yang lain. Para OTG dapat melakukan isolasi," ulasnya.

Hingga saat ini jumlah kasus positif di Kota Pekanbaru berjumlah 410 orang. Sebanyak 209 orang masih dirawat, 195 orang dinyatakan sembuh, dan enam lainnya meninggal dunia.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru hingga saat ini, jumlah sebaran kasus positif diantaranya, Kecamatan Tampan 88 Kasus, Bukit Raya 48 kasus, Tenayan Raya 45 kasus, Marpoyan Damai 43 kasus, Sukajadi 33 kasus, Payung Sekaki 32 kasus, Rumbai Pesisir 30 kasus, Sail 18 kasus, Pekanbaru Kota 13 kasus, dan Limapuluh 12 Kasus.**(saf)