Gaungriau.com (SANGLAR) -- Musibah angin puting beliung beserta hujan deras menghantam Desa Sanglar Kecamatan Reteh Kamis15 April 2021sekitar jam 17.00 Wib. Puluhan rumah dan fasilitas umum di desa tersebut rusak, bahkan satu orang bayi tewas akibat tertimpa puing bangunan.

Informasi teresebut didapat media ini dari anggota DPRD Inhil Razali SAg, MSi, melalui pesan WA, Kamis Malam.

"Saya dapat Informasi ada musibah puting beliung di Sanglar, ini langsung mau berangkat ke lokasi untuk meninjau," kata Ketua Komisi I DPRD Inhil tersebut.

Sementara Itu Kepala Desa Sanglar Alfian saat dihubungi media ini melalui WA menjelaskan, akibat serangan hujan lebat dan angin puting beliung mengakibatkan 20 unit rumah milik warga rusak.

"Selain kerusakan bangunan, ada anak bayi yang meninggal dunia dan ibunya mengalami patah kaki akibat tertimpa puing bangunan," jelas Kades

Kerusakan juga tejadi pada faslitas umum lainnya seperti Kantor Desa, Kantor Babinsa dan Pustu setempat. Bahkan tiang listrik juga banyak yang tumbang.

"Kerugian materil belum bisa ditaksir, karena masih dalam pendataan, nanti akan kita berikan informasi lebih lanjut," kata Kades.**(suf)