Gaungriau.com, Pekanbaru -- Rektor Universitas Riau (UNRI) Prof Dr Sri Indarti SE MSi mengatakan bahwa tidak ada yang abdai dalam hidup, termasuk jabatan. Kerana itu jika terjadi rotasi jabatan, maka itu adalah hal yang biasa.

Hal itu disamapikannya saat melantik pejabat dilingkungan UNRI, Senin 8 Mei 2023 di Aula Siak Sri Indarpura lantai IV Gedung Rektorat UNRI.

"Ini merupakan kegiatan yang tentunya adalah selalu kita lakukan, dan itu terus berputar karena tidak ada jabatan yang abadi sepenuhnya. Apalagi jabatan adalah jabatan dengan tugas tambahan yaitu akan berganti silih berganti," kata Dia.

"Yang dilantik ini ada dua Dekan baru, berarti menambah energi baru. Apalagi dekan sekarang adalah yang relatif semuanya masih muda. Banyak harapan saya, yang pertama adalah kegiatan MBKM (Merdeka Belajar : Kampus Merdeka-red). Saya berharap bagaimana kita semuanya bisa mensukseskan kegiatan ini, karena ini merupakan program kementerian, yang akan berharap bagaimana anak-anak kita kedepan menjadi orang-orang yang multi talenta yang siap dipakai didunia industri maupun didunia usaha maupun dipermerintahan,” kata Sri.

Oleh sebab itu, lanjut Sri, adalah tugas semua untuk mengawal bagaimana program MBKM agar dapat berjalan dengan lancar. Yang kedua, Dia juga berharap bagaimana dapat mencapai Indikator Kinerja Utama yang juga sudah diberikan oleh kementerian. Dengan bekerja sama, berkolaborasi, bersinerji, maka semua apapun yang di inginkan bisa tercapai

“Untuk mencapai tujuan UNRI, tidak bisa hanya kerjanya direktorat, tapi semua ikut berkolaborasi, dan ini harapan kita dan itu juga kita gantungkan ke pundak BPU. Karena BPU itu adalah Badan Pengelola Usaha, yang bisa mandiri atau otonom. Saya juga berharap kita tidak lagi memikirkan individu. Kita tidak akan bisa maju. Saya berharap juga bukan hanya pimpinan tapi juga dosen fungsional, bagaimana menggalang dan menjadikan anak kita itu menjadi orang-orang yang terbaik, orang-orang yang terdepan. Semuanya ada di pundak kita semua. Mari kita sama-sama menjalankan amanah ini dengan baik,"ujar Guru Besar Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) ini.

Lebih lanjut, ingat Sri, begitu juga dengan Kepala Biro yang baru, me-manage keuangan dan SDM bukanlah hal yang mudah. SDM adalah manusia terunik, beda dengan aset yang lain yang mudah kita kelola, kita tinggal perintah kita letakkan dia jalan. Tapi orang-orang kita perintah 10 kali belum tentu jalan. Kita kasih pengertian 10 kali belum tentu juga jalan. Jadi memang perlu penekatan, perlu pendekatan, perlu strategi sehingga bagaimana memang mengubah mind set seseorang.

“Ini juga menjadi perhatian biro umum dan keuangan. bagaiman asemuanya bersinergi sehingga menjadi satu visi misi yang kita capai itu bisa terwujudkan. Kalau kita ingin mau berubah, harus berubah sekarang, dan siap untuk berubah. Itulah tantangan yang harus kita hadapi karena kita punya amanah baru sebagai pemimpin baru,” jelasnya.

“Saya yakin, segala sesuatu yang diniatkan dengan ikhlas dengan tulus, pasti Allah akan meridhai. Buat BPU dan sekretaris BPU, untuk dapat mendatangkan income-income yang kita punya aset yang banyak yang dapat dioptimalkan. Kepada dosen saya juga berharap dapat menjlankan tugas dengan baik menjalankan fungsinya dengan baik. Tugas utama kita adalah sebagai dosen, orang yang diamanahkan,” lanjut Sri.

Pada pelantikan hari ini, pejabat yang dilantik diantaranya Dekan Fakultas Pertanian Dr Besri Nasrul SP MSi, Dekan Fakultas Hukum Dr Maria Maya Lestari SH MSc MH, Ketua Badan Pengelola Usaha (BPU) Dr Muhammad Syafii SPd MSi, Sekretaris BPU, Rio Jonnes Martahan Marpaung SE MM, Kepala Biro Umum dan Keuangan Evi Nadhifah Prihatini SSi. (rls)