Gaungriau.com --Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis mengadakan Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk membahas Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 pada Rabu, 25 Februari 2026, di Ruang Rapat Kantor PUPR Bengkalis, Jalan Pertanian.

Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Supardi, membuka forum tersebut dan didampingi oleh Sekretaris, Erdila Fitriadi. Selain itu, hadir juga Sekretaris Komisi II DPRD Bengkalis, Rindra Wardana, bersama anggota DPRD, Hendra dan Asep Setiawan, serta perwakilan dari perangkat daerah, tenaga ahli bupati, pelaku kepentingan, dan perwakilan dari perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Supardi menekankan bahwa FPD merupakan momen yang sangat penting untuk merampungkan dan menyelaraskan Renja PUPR, yang merupakan bagian dari penyusunan RKPD Tahun 2027.

https://gaungriau.com/gambar/foto/5828734292.jpg

"Forum ini adalah tempat yang strategis untuk mengumpulkan saran dan masukan agar pembangunan lebih transparan dan sesuai dengan visi dan misi Bupati Bengkalis," ujarnya.

Ia mencatat bahwa anggaran untuk pembangunan di tahun perencanaan mendatang akan mengalami penurunan yang signifikan karena kebijakan efisiensi. Namun, mereka masih bertekad untuk mengumpulkan usulan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami akan tetap fokus pada program-program prioritas. Infrastruktur dasar yang secara langsung mempengaruhi ekonomi dan layanan publik akan menjadi perhatian utama kami," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris PUPR Erdila Fitriadi memaparkan capaian pembangunan tahun 2025. Di antaranya pembangunan jalan sepanjang 2,10 kilometer, tiga unit jembatan baru, serta pemeliharaan jalan sepanjang 79,92 kilometer dan lima unit jembatan.

Selain itu, PUPR juga membangun 350 unit sanitasi, drainase sepanjang 2.542,3 meter, bangunan perkuatan tebing 865,88 meter, normalisasi sungai 552,54 kilometer, serta normalisasi saluran irigasi sepanjang 2,20 kilometer.

Tak hanya itu, Erdila menyebutkan pada 2025 pihaknya berhasil menuntaskan kewajiban tunda bayar kepada pihak ketiga.

https://gaungriau.com/gambar/foto/4344799104.jpg

“Alhamdulillah, seluruh utang kepada pihak ketiga sudah kita selesaikan tahun lalu,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan berbagai usulan, mulai dari penanganan abrasi, pemeliharaan jalan protokol di pusat Kota Bengkalis, rehabilitasi rumah ibadah, hingga pembangunan infrastruktur jalan penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Supardi memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Ia juga mengungkapkan tim PUPR telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan.

“Termasuk jalan-jalan protokol di Kota Bengkalis, tim sudah melakukan pendataan. Insyaallah akan kita lakukan perbaikan secara bertahap,” pungkasnya. (put)