• Ucok Mukhtar

BAGANSIAPIAPI -- Aucas jalan lintas yang menuju ke areal perkantoran terpadu di Batu Enam, Bagansiapiapi mulai dari jembatan di sisi kiri gedung bupati Rohil yang terkenal dengan sebutan capitol hill Rohil, hingga ke pekantoran yang sedang dibangun sepanjang lebih kurang 600 meter dibongkar kontraktor dengan mengunakan satu unit alat berat.

Pembongkaran jalan itu diduga ditenggarai karena kontraktor yang bersangkutan tidak mendapatkan proyek pengerjaan jalan itu yang dulunya telah dikerjakan dari mengunakan dana pribadi terlebih dahulu.

Kondisi jalan memiliki lebar sekitar 7,5 meter akibatnya jalan yang sempat ditimbun dan memiliki ketinggian cukup baik untuk dilewati oleh kendaraan maupun orang saat ini menjadi berlobang-lobang, digenangi air. Tidak mungkin bisa dilewati bagi penguna kendaraan terutama sepeda motor.

Sejumlah anggota DPRD Rohil yang mendapatkan infromasi tentang adanya pembongkaran jalan itu, Selasa 3 Nopember 2015 kemarin langsung turun ke lapangan. Diantaranya Perwedissuito dari PPP, Suyadi SP dari PDI Perjuangan dan Ucok Mukhtar dari partai Gerindra.

Dewan tersebut tergabung dalam komisi C, sedangkan hadir perwakilan dari dinas Bina Marga dan Pengairan Ibasri selaku PPTK kecamatan Bangko.

"Sejauh ini kami belum tahu secara jelas apa alasan pembongkaran jalan pinggir Sei Rokan, saat ini sedang kita selusuri," kata Ucok Muktar. Dia mengaku sangat kesal dengan sikap yang diambil pihak rekanan karena tidak hanya mengambil material penimbunan yang telah dikerjakan tapi akibatnya pembongkaran ada yang cukup dalam sehingga mencapai setengah meter. Ini mengakibatkan kerusakan pada beton lama yang sudah ada. "Jadi hal ini bisa dikategorikan sebagai pengurakan terhadap fasilitas publik," katanya.

Ucok bahkan mengatarakan pihaknya tak segan akan membawa kasus itu ke jalur hukum jika memang ditemukan indikasi pelanggaran hukum yang berlaku. "Kami akan mempertanyakan tentang ini ke dinas BMP, apa masalah yang sebenarnya. Memang harus dipahami duduk persoalannya, kalau tak ada angin, mana mungkin pokok itu bergoyang, artinya pasti ada cerita, alasan di balik pembongkaran aucas ini," katanya, Rabu 4 Nopember 2015 di Bagansiapiapi.

Terpisah plt kepala BPM Rohil Ferry H Parya ketika disampaikan terkait adanya pembongkaran jalan itu mengatakan pihaknya belum mendapatkan kepastian tentang hal itu.

"Ya perlu diperoleh informasi lebih lanjut, kita tidak boleh berdasarkan katanya-katanya. Yang jelas saya akan panggil yang terkait untuk masalah ini, apa persoalannya," kata Ferry.**(Adv/Us)