• - Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi pimpin Rapat RFK dan Evaluasi capaian SKPD di Raja Indra Pahlawan Room. 16 Desember 2015.

SIAK -- Hasil rapat  RFK dan evakuasi kinerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak  diruang raja Indra Pahlawan Room Kantor Bupati Siak, Rabu 16 Desember 2015, serapan APBD Siak tahun anggaran 2015 hingga bulan November untuk fisik 86,76  persen dan keuangan 62,29 persen.

Rapat RFK tersebut dihadiri oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si, Sekda Siak Drs HTS.Hamzah M.Si, Asisten II H Syafrilenti dan Kabag Program Sekretariat daerah Said Abidin.

Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si pada kesempatan itu menyebutkan seharusnya hingga bulan November sebenarnya progres fisik harus sudah diatas 90 persen, namun kenyataannya hasil dari RFK hanya kondisi fisik baru mampu bertengger di angka 86,76 persen sedangkan keuangan sebesar 62,29 persen.

"Melambatnya serapan APBD ini disebabkan masih lemahnya kinerja SKPD terkait dalam melaksanakan kegiatan yang terdapat di SKPD terkait, dan dengan sisa waktu yang ada diminta kepada seluruh SKPD agar terus memacu seluruh kegiatan yang ada, untuk mengejar target terhadap serapan APBD agar bisa tercapaikan sesuai rencana," tegas Bupati.

Disamping itu juga, dengan semakin berkurangnya APBD Siak, tentunya akan semakin berimbas kepada peningkatan roda pembangunan terhadap daerah ini yang terus dilakukan.

Oleh sebab itu, untuk meningkat APBD Kabupaten Siak ditahun-tahun berikutnya, tidak ada cara lain peningkat untuk sektor PAD harus menjadi sasaran utama bagi Siak bagaimana lumbung-lumbung PAD bisa diperoleh, dengan  manfaatkan peluang yang ada.

"Terutama untuk sektor pajak harus dipacu dan jangan sampai setoran ke kas negara terlambat, sebab jika ini terjadi, maka akan sangat berimbas kepada APBD kabupaten Siak," sebut Bupati mengingatkan.

Sementara itu, Kepala Dinas PU setempat Ir Irving Kahar  menyebutkan serapan APBD di instansi yang dipimpinnya hingga saat ini untuk keuangan diatas 84 persen sedangkan kondisi fisik melihat waktu yang tersisa diperkirakan  dengan target mencapai 96 persen.**(jas)