PASIR PENGARAYAN -- Sehari pasca banjir merendam ratusan rumah warga di tiga Desa Kecamatan Rambah, Rabu 10 Februari 2016 sejak pagi, masyarakat yang rumahnya sempat terendam banjir kini mulai bersihkan rumah mereka dari lumpur termasuk sekolah-sekolah yang juga ikut terendam banjir.

Seperti pengakuan Kepala Sekolah Madrasyah Islam (MI) Darussalam Pasir Pengarayan, Basir, dirinya mengaku sekolahnya jadi langganan banjir bila musim penghujan tiba.

“Kini kondisi sekolah sudah mulai normal dan bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik walaupun anak-anak harus gunakan sendal ke sekolah karena halaman sekolah mereka dipenuhi lumpur,” jelasnya.

Juga warga mulai kembali bersihkan rumahnya yang sebelumnya terendam banjir. Banjir yang merendam sejumlah desa di kecamatan Rambah sejak Selasa kemarin kini sudah surut. Sebagian warga yang sebelumnya mengungsi kini sudah kembali  ke rumah masing-masing.

Banjir sebelumnya melanda tiga desa di Kecamatan Rambah, kini warga  mulai bersihkan rumah mereka dari genangan lumpur dan sampah. Juga terlihat di sekolah yang sebelumnya terendam banjir, kini sudah mulai lakukan proses belajar-mengajar walaupun pelajar harus menjinjing sepatu mereka akibat masih adanya genangan banjir di halaman sekolah mereka.

Sedangkan kondisi sejumlah ruas jalan penghubung antar desa yang sebelumnya tidak bisa dilalui, kini sudah kembali normal. Ratusan rumah yang berada di tiga desa di kecamatan Rambah terendam banjir, akibat meluapnya sungai batang lubuh yang melintasi desa  tersebut. Bahkan banjir juga sempat hentikan kegiatan ekonomi dan merendam jalan lintas provinsi di kabupaten Rohul, selama sehari.**(lim)