TEMBILAHAN -- Anggota DPRD Komisi I, Muhammad Fadli merespon positif atas kenaikan gaji Kepala Desa (Kades) dan perangkat serta RT-RW, menurutnya kenaikan tersebut sangat wajar karena Kades serta perangkatnya memiliki tanggung jawab besar dan  memiliki peran vital dalam pembangunan desa.

"Saya mendukung  dan merespon positif atas kenaikan gaji Kades, sebab  beratnya tugas dan tanggungjawab Kades, RT dan RW. Sehingga layak untuk dinaikan. Mereka  itu ujung tombak dalam pembangunan Desa," ungkapnya, Ahad 6 Maret 2016.

Lanjut politisi Partai Kembangkitan Bangsa (PKB) Inhil tersebut, dengan kenaikan gaji Kades tersebut, diharapkan juga para perangkat desa bisa meningkatkan kinerja mereka dalam membangun desa. Sehingga terwujudnya desa mandiri yang dicita-citakan pemerintah daerah sebagaimana yang diinginkan masyarakat.

Fadli juga meminta kepada pemerintah daerah untuk membuat terobosan di dalam meningkatkan insentif guru honor, baik mereka yg honor di sekolah negeri maupun mereka yang honor di sekolah swasta lainnya.

"Saya apresiasi kebijakan pemerintah yang sudah menaikkan gaji Kepala Desa melalui BPMPD. Tapi jangan cuma itu saja yang di naikkan, saya berharap pemerintah juga memikirkan gaji guru honor selama ini mereka hanya mendapatkan insentif dari pemerintah sebesar seratus ribu perbulan, itupun tidak semua guru honor mendapatkannya," tukasnya.

Lebih jauh ia mengemukakan, peran guru honor di sekolah  memberikan dampak positif untuk mencerdaskan anak negeri. Dinas Pendidikan akan kewalahan jika proses belajar mengajar tanpa dibantu dengan keberadaan guru honor.

"Kita tahu guru honor banyak perannya  di dalam mencerdaskan anak Inhil, saya yakin tanpa guru honor dinas pendidikan akan kewalahan didalam mengelola dunia pendidikan di Inhil ini. Maka saya  berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan harus memikirkan kenaikan dan pemerataan insentif guru honor," tutupnya.** (adv/dewan/suf)