Begal Kembali Marak, Legislator Pekanbaru Minta Polisi Tembak Mati Pelaku
Senin, 25 April 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sempat menghilang beberapa waktu, aksi begal di wilayah Kota Pekanbaru kembali terjadi, aksi preman jalanan itu bahkan hampir setiap hari memakan korban.
"Komplotan para begal melihat ada kesempatan, pasti akan muncul lagi. Kayak kambuhan. Jadi aparat jangan pernah berhenti bertindak tegas," ucap Legislator Dewan Perwakilan rakyat daerah (DPRD) Pekanbaru Ferry Sandra Pardede kepada wartawan, Senin 25 April 2016.
Menurutnya, ketika aparat sudah menciptakan suasana yang begitu baik dan kondusif, seharusnya iklim itu terus terpelihara secara berkesinambungan. Jangan dikendorkan.
Selain itu, tambah anggota fraksi Hanura ini, efek jera yang diberikan kepada para pelaku begal belum maksimal. Khususnya hukuman dan vonis yang dijatuhkan.
"Harusnya jangan dibiarkan begitu saja, segera ambil tindakan tegas, jangan dibiarkan berlarut-larut, upaya yang sudah dirintis aparat keamanan sebelumnya akan sia-sia," tuturnya.
Dikatakan anggota komisi III ini, sudah saatnya Polisi tidak menterolir oleh aksi-aksi begal. "Kalau ada yang melawan tembak mati saja, biar kawanan mereka berfikir panjang untuk beraksi kembali," tegasnya.
Disamping itu ia juga berujar, akibat ulah begal yang kian marak, omzet pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sehari-hari berjualan dimalam hari juga ikut berdampak, karena sepinya pembeli.
"Jadi aksi begal bukan lagi kejahatan kecil, tetapi sudah menjadi kriminal berskala besar berakibat pada semua sektor kenyamanan, keamanan dan ekonomi," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



