Posyandu di Palika Tetap Buka Selama Ramadhan
Minggu, 19 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
PANIPAHAN -- Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) selama Ramadhan tetap buka seperti biasanya. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara Prima kepada Masyarakat. Selain itu, Dibukanya posyandu selama bulan Ramadhan ini tidak akan menjadi penghalang puasa atau alasan untuk bermalas-malasan.
Demikian dikatakan Kepala Puskesmas (Kapus) Panipahan, Dr Hj Netty Juliana, melalui sambungan selulernya. "Sebanyak 36 Posyandu yang ada dipalika tetap buka untukmelayani ibu-ibu dan balita dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Dimana para kader posyandu maupun tim kesehatan dari puskesmas tetap semangat melayani masyrakat,"aku Netty.
Ia juga mengakui kalau antuasia para ibu-ibu yang membawa anaknya keposyandu selama Ramadhan sangat diacungi jempol. Karena menurutnya para ibu-ibu itu merasakan bahwa pentingnya kesehatan bagi buah hatinya terutama dalam mendapatkan imunisasi dasar serta pertumbuhan anaknya. "yang jelas posyandu ini selama ramadhan tetap buka, "ujarnya.
Netty juga mengakui kalau pihaknya juga melakukan kiat dengan membawa makanan berupa roti, Susu dan milna gratis untuk balita yang datang keposyandu. Tidak hanya itu, Pihaknya juga tetap memberikan saran pada sang ibu balita agar terus mengunjungi puskesmas jika makanan tambahan balitanya habis agar gizi sang anak tetap terjaga.
Diterangkannya juga, Tujuan dari imunisasi ini agar anak terlindungi dari penyakit seperti HBO, Polio, BCG, DPT/HB dan Campak. Makanya kita secara rutin memberikan penyuluhan tentang ASI ekslusif yang merupakan makanan terbaik buat bayi.
"Memberikan makanan pendamping ASI setelah bayi berumur 6 Bulan dan pemberian ASI sampai balita berumur 2 tahun. Jika balita tubuh dan berat badannya tidak naik, maka disarankan orang tuanya membawanya kepuskesmas agar bisa ditindalanjuti, "pungkasnya.**(zai)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





