Disperindag dan BPOM Diminta Turun Periksa Kue Lebaran di Pinggir Jalan
Sabtu, 25 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Menjelang lebaran idul fitri 1437 Hijriah, pedagang kue dadakan bermunculan di sepanjang jalanan Kota Pekanbaru.
Pedagang ini berasal dari luar kota. Mereka menjual berbagai jenis kue kering. Guna memastikan apakah kue ini aman dikonsumsi masyarakat Kota Pekanbaru, Disperindag dan BPOM diminta untuk melakukan inspeksi mendadak memeriksa kue yang mereka perjualbelikan.
"Kalau kita untuk pelaku usaha sangat mensuport usaha mereka. Namun memastikan apakah kue kering itu tidak mengandung zat berbahaya, kita minta dinas terkait turun lakukan pemeriksakan, inspeksi mendadak," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi saat dimintai tanggapannya melalui seluler, kemarin.
Sebab, kata Dewi, selama ini sedang marak terjadi kecurangan pelaku usaha yang mencampurkan makanan dengan bahan berbahaya untuk kesehatan seperti boraks, rodamin B dan sebagainya untuk menjadikan kue awet dan memiliki tampilan menarik.
"Perlu dipastikan bahan kuenya, berbahaya atau tidak. Makanya BPOM perlu melakukan pemeriksaan, apakah aman untuk dikonsumsi atau tidak agar masyarakat tidak terkena dampak buruknya," pinta Dewi.
Politisi PKS ini juga mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak mudah terkecoh dengan bentuk kue yang menarik. "Kalau mencolok warnanya, gurihnya berbeda, maka bisa jadi kue ataupun makanan itu mengandung bahan berbahaya," sebutnya.
Ditambahkan Roem Diani Dewi, kepada pemerintah juga diminta untuk mengatur para pedagang dadakan yang berjualan di bahu jalan ini. Karena kondisi ini terjadi setiap tahun, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, keberadaan beberapa tempat jualan kue malah mengakibatkan kemacetan.
"Tempat penjualannya jangan mengganggu lalu lintas. Mereka kan berjualan di bahu jalan. Jangan sampai kegiatan jual beli mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





