BENGKALIS  -- Musdalifah warga Desa Tenggayun Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis meninggal akibat pendarahan saat melahirkan, hal itu juga di sebabkan tidak adanya rawat inap di desa Tenggayun, Jum'at 8 Juli 2016.

"Benar, seorang ibu meninggal dunia saat melahirkan akibat pendarahan," kata Aisyah Anggota DPRD Bengkalis yang baru pulang  takziah dari rumah duka.

Dikatakan Aisyah, Musdalifah melahirkan anak yang keempat, awalnya tidak terjadi pendarahan, namun setelah bayinya lahir dengan selamat, Musdalifah langsung pendarahan.

"Nyawanya juga tidak bisa tertolong, karena jarak rumah sakit sangat jauh dari Tenggayun ke Sungai Pakning mencapai 35 KM," ujar Aisyah.

Aisyah berharap kepada keluarga yang di tinggalkan tabah dalam menghadapi cobaan ini, dan kepada Pemda Bengkalis sudah saatnya UPT yang ada di Tenggayun dan Api-api untuk di adakan rawat inap, karena hal tersebut sangat di butuhkan oleh masyarakat dalam keadaan emergenci.

"Kepada Pemda Bengkalis, dalam hal ini Dinas terkait agar dapat menyediakan tempat rawat inap, karna sangat di dambakan masyarakat di sebabkan jarak tempuh yang terlalu jauh, sehingga masyarakat bisa terbantu," tutur Aisyah.**(put)