Ciptakan Tenaga Kerja Terampil, Disnakertrans Dumai Prioritaskan Program Pelatihan
Rabu, 13 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai pada tahun 2016 ini lebih memprioritaskan program pelatihan guna meningkatkan kompetensi bagi pencari kerja.
"Untuk meningkatkan kompetensi bagi pencari kerja, kita akan tingkatkan dan prioritaskan program pelatihan. Tujuannya menciptakan tenaga kerja terampil dan siap pakai untuk menekan angka pengangguran di Kota Dumai," kata Kepala Disnakertrans Kota Dumai, H. Amiruddin, Rabu 13 Juli 2016.
Kata Amiruddin, Disnakertrans akan menggandeng perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai dalam melaksanakan kegiatan pelatihan termasuk jenis pelatihannya akan kita sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu contoh akan melaksanakan latihan las listrik, operator alat berat dan lain sebagainya.
Melalui pelatihan itu, pencari kerja akan dilatih dan dibimbing langsung tenaga pelatih sesuai bidangnya masing-masing, setelah lulus peserta akan diberi sertifikat sebagai bukti pencari kerja telah memiliki kemampuan dibidangnya masing-masing. Upaya ini sekaligus untuk mengimbangi permintaan tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan yang ada di Kota Dumai.
Selain itu Disnaker terus memaksimalkan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) dan Rumah Terampil Disnaker. "Melalui BLK dan rumah terampil diharapkan mampu melahirkan pencari kerja yang memililiki skil dan SDM yang handal dan profesional sehingga dapat memenuhi permintaan kebutuhan Perusahaan dikota Dumai,"harapnya.
Sejalan dengan program itu, tambah Amiruddin seluruh perusahaan harus melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam merekrut tenaga kerja. Hal tersebut sudah tertulis didalam MoU bidang ketenagakerjaan yang ditandatangani masing-masing Perusahaan dengan Pemerintah Kota Dumai belum lama ini.
"Penandatanganan MOU itu untuk mensukseskan pelaksanaan Perda Nomor 10 tahun 2004 tentang penempatan tenaga kerja dimana perusahaan harus mengutamakan tenaga kerja lokal dengan perbandingan 70 persen tenaga kerja lokal dan 30 persen tenaga kerja non lokal,"tegas Amiruddin.
Perusahaan juga diwajibkan untuk melaporkan jumlah tenaga kerja yang sudah bekerja di perusahan disamping melaporkan kebutuhan tenaga kerja barunya, yang bertujuan agar dalam penyerapan tenaga kerja Disnaker mampu mengukur daya serap tenaga kerja lokal.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



