PEKANBARU-- Gaungriau.com-- Komisi IV DPRD Riau merasa pesimis mega proyek di Riau dengan total Rp700 miliar tidak tuntas akhir tahun sesuai batas akhir penyelesaian. Mega Proyek pemprov Riau seluruhnya berada di Pekanbaru tersebut yakni proyek penyelesaian Jembatan Siak IV, Fly Over SKA, Fly Over Pasar Pagi Arengka, Gedung Kejati Riau dan pryek pembangunan Gedung Polda Riau.
"Jangan sampai uang Rp700 miliar ini tidak bermanfaat alangkah baiknya digunakan pembangunan jalan. Riau ini kampung kita, kalau tidak mampu (selesaikan mega proyek) kita cari jalan keluarnya. Kita harus bekerja serius, jangan lagi banyak kerja mangkrak, kasihan masyarakat. Seperti Jembatan Siak IV sudah 4 pula gubernurnya belum selesai," ungkap Anggota Komisi IV DPRD Riau Asri Auzar dalam hearing dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau, Rabu 18 Juli 2018.
Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Husni Tamrin didampingi wakilnya Yurjani Moga dan anggota komisi IV Asri Auzar dan Abdul Wahid. Kepala Dinas PUPR Dadang Iskandar. Dewan merasa pesimis melihat realisasi yang persentasenya masih kecil dan masih jauh dari yang diharapkan sementara waktu masih terbatas untuk menyelesaikan mega proyek dengan total Rp700 tinggal 5 bulan lagi. Namun, Kepala Dinas PUPR Dadang Iskandar menyampaikan kepada dewan optimis semua proyek tersebut selesai akhir tahun.
"Bapak(Kadis PUPR, red) kata kan ini akan siap. Kita lihat nanti Desember, kalau tidak siap saya akan pasang spanduk besar-besar ini tanggung jawab kepala dinas Dadang Iskandar," ujar Asri.
Pesimisme tidak akan selesainya mega proyek senilai Rp700 miliar di Riau juga disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Riau Abdul Wahid. Wahid menyebutkan realisasi masih sangat rendah, sementara penyelesaian tinggal 5 bulan lagi. Seperti proyek pembangunan Gedung Polda Riau 161 miliar, namun realisasinya baru 16 persen.
"Jadi, masih ada sekitar Rp140 miliar lagi anggaran untuk direalisasikan pembangunannya dalam waktu lima bulan untuk menyelesaikannya apakah mungkin," ujar Wahid.
Kendati dewan pesimis. Namun, Kepala Dinas PUPR Dadang Iskandar menyampaikan optimis seluruh mega proyek di Riau dengan total Rp700 miliar tersebut dapat selesai pada batas waktu penyelesaian akhir tahun Desember 2018.
"Pada saat ini dipertanyakan, apakah itu akan siap akhir tahun, ya siap. Untuk Siak IV dan dua Fly over itu selesai sesuai dengan skedul yang ada," ujar Dadang usai hearing.
Menurutnya, apa yang disampaikan dewan menjadi cambuk bagi mereka untuk dapat menuntaskan proyek-proyek tersebut akhir tahun 2018 ini yang merupakan batas akhir penyelesaian.
"Ini menjadi cambuk bagi kami menyelesaikan. Untuk penyelesaian kami sudah punya skedul yang sudah ideal yang dihitung Manajemen konstruksi," kata Dadang.
Bahkan, selaku Kadis PUPR Dadang siap mempertanggungjawabkan apa yang sudah disampaikan saat ini menyelesaikan mega proyek total senilai Rp700 miliar, jika tidak selesai seperti yang disampaikan.
"Insya Allâh, saya akan mempertanggungjawabkan kok," tandas Dadang. ** (rud)



















