• M. Jamil

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih merampungkan Draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Pekanbaru tahun 2020.

Pj Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih membahas besaran APBD-P yang akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru.

Ia tak menampik hingga kini APBD-P tersebut belum diterima DPRD Kota Pekanbaru akibat tengah melakukan finalisasi besaran rasionalisasi yang ada di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemko Pekanbaru.

"Kami dalam finalisasi. Sepekan ini akan kami selesaikan," kata Jamil, Selasa 15 September 2020.

Jamil selaku Ketua TAPD menargetkan finalisasi besaran anggaran dalam APBD-P dapat selesai hingga akhir pekan ini. Pasalnya ada penurunan anggaran dari setiap OPD akibat pengaruh pandemi Covid-19. Oleh sebab itu diperlukan lagi rasionalisasi anggaran.

Ia mengaku sudah meminta setiap OPD untuk melakukan pengurangan anggaran sebesar 5 hingga 10 persen dari besaran anggaran awal.

"Kita lihat berdasarkan skala prioritas. Kalau tidak terlalu prioritas kita kurangkan agak banyak," terangnya.

Jamil menambahkan, Pandemi Covid-19 ini memberikan dampak besar bagi perekonomian Kota Pekanbaru. Kini perkiraan APBD tahun 2020 yang semula berada di Rp2,6 triliun menjadi di kisaran Rp2,1 triliun. Pemko Pekanbaru juga tengah fokus pada penyediaan anggaran Covid-19.

"Jadi, hal ini yang membuat kita susun lagi draft dari setiap OPD karena ada rasionalisasi akibat covid," tutupnya.**(saf)