Gaungriau.com -- Perkembangan teknologi dan platform digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Saat ini, dengan platform digital, masyarakat tidak hanya sekedar mencari informasi, tapi juga memproduksi informasi melalui proses kreatif yang menghadirkan peluang profesi baru yang cukup menjanjikan seperti content creator, influencer, dan lainnya.
Universitas Lancang Kuning Riau (Unilak) bekerjasama dengan Kementerian Desa PDTT melakukan pendampingan berjudul “Pelatihan Konten Kreator-Program Smart Village di Desa Tanjung Kab. Kampar”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya yaitu Muammar Revnu Ohara, S.I.Kom., M.I.Kom yang merupakan Kabag Media dan Promosi dan Dosen Unilak. Senin 20 November 2023.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dr David Setiawan ST MT selaku Ketua LPPM Unilak, Winda Monika SPd MSc Selaku Kabid Pengabdian Unilak, Lisnawita SKom MKom selaku Kabid Jurnal Unilak, dan Uut Noveri SPd MM Staf LPPM Unilak.
Sasaran dari pelatihan ini yaitu masyarakat dan perangkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya kreativitas dalam berbagai aspek seperti ide, penulisan, desain grafis, fotografi, pemilihan platform digital, dan pengeditan video. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi dalam menghasilkan konten yang bermanfaat, informatif, menarik, dan berkualitas, yang nantinya dapat mendukung publikasi desa serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Rahmat Hidayat selaku duta digital smart village mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan ke 2 yang dilakukan bersama Tim LPPM Unilak, sebelumnya kegiatan serupa dilakukan di Desa Ridan Permai, Kab. Kampar.
Kepala Desa Tanjung yaitu Nasrullah SSos menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini, “semoga dengan kegiatan ini, masyarakat desa Tanjung dapat menjadi konten creator yang produktif dalam membuat konten terkait desa khususnya sehingga masyarakat luas dapat lebih mengetahui tentang keindahan desa dan potensi pariwisata yang ada” ucap Nasrullah.
David Setiawan menyampaikan “semoga kegiatan ini memberi manfaat luas kepada masyarakat desa, serta kerjasama ini dapat berlanjut ke depannya dengan sasaran desa-desa lain yang juga memerlukan keterampilan digital sehingga diharapkan dapat menciptakan masyarakat desa yang siap menghadapi tantangan zaman” ucap David. (yok)






















