Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa dipenghujung bulan ini beberapa harga komiditi sayur mayur cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan sebelumnya.
"Penurunan harga sembako ini dikarenakan pasokan dari daerah penghasil tercukupi. Sehingga tidak ada kenaikan harga. Disamping itu, ekonomi masyarakat sekarang ini juga lesu akibat kabut asap yang menyelimuti kota Pekanbaru beberapa bulan terakhir," ujarnya kepada media ini Jumat 30 Oktober 2015.
Lebih lanjut dikatakan Irba, penurunan harga kebutuhan pokok hanya berkisaran Rp 2 ribu perkilonya, dan tersebut masih dianggap wajar belum seknifikan. "Penurunan harga sembako masih normal dan tidak terlalu signifikan," paparnya.
Berdasarkan hasil pantau petugas Disperindag kota Pekanbaru pada beberapa pasar tradisional yang ada, terdapat harga cabe merah asal Bukit Tinggi turun dari harga Rp 30 ribu perkilo turun Rp 2 ribu menjadi Rp 28 ribu, sedangkan harga cabe jawa 18 ribu perkilonya dan harga Tomat turun dari Rp 14 ribu perkilo menjadi Rp 12 ribu pekilonya.
Untuk harga komoditi lainnya cenderung masih normal seperti Ikan tongkol Rp 34ribu, gula pasir Rp 12ribu, daging sapi Rp 110ribu per kg, daging Ayam Rp 19ribu per kg, telur Ayam ras Rp 1200 per butir.**(saf)





