Batas Kecamatan Bangun Purba dan Kecamatan Huragi Memanas
Selasa, 17 November 2015 - 00:00:00 WIB
BANGUN PURBA -- Masyasrakat yang berada di batas Provinsi antara Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau dengan Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Palas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Masyarkat saat ini sudah resah dengan kondisi ketidakjelasan tapal batas tersebut.
Informasi ini disampaikan, Mantan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Sudirman Siregar, Selasa 17 Nopember 2015, katanya, masyarakat sudah kebingungan dengan kondisi tapal batas yang tidak jelas.
"Kita minta Pemkab Rohul supaya menyelesaikan persoalan tersebut, sebab saat ini hampir 200 hektar lahan masyarakat kondisi tumpang tindih, kita sudah melaporkan persoalan ini kepada Camat Bangun Purba untuk menyelesaikan persoalan tersebut," tuturnya.
Lanjutnya, jika solusi efektif dari pemerintah ini mungkin bisa terjadi konflik antara masyarakat Kabupaten Palas dengan masyarakat Kabupaten Rohul. "Karena kita heran dengan kondisi jangan salah kami jika nanti terjadi pertumpahan darah, sebab kami sudah siap untuk, ini masalah terus tanpa jalan keluarnya," ungkapnya.
Di tempat berbeda, Camat Bangun Purba Suharman Nasution menjelaskan persoalan masyarakat ini, perlu adanya dipertegaskan tapal batas Provinsi Riau dan Provinsi Sumut. Sebab persoalan tapal provinsi itu wewenang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Kita berharap adanya pensejajaran antara aturan pemerintah dengan aturan adat, sebab adat tidak bertentangan dengan aturan pemerintah, itu solusinya tapal batas itu harus dipertegas," pungkasnya.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



