Dewan dan Masyarakat Dukung Ranperda Kawasan Tanpa Asap Rokok
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Langkah pemerintah Kota Pekanbaru yang mengajukan Ranperda Kawasan Tanpa Asap Rokok mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
Salah satunya dari Anggota DPRD Pekanbaru, Mulyadi Amd, yang menyebut langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru merupakan suatu langkah maju. "Selain mendukung keinginan Pemko Pekanbaru, upaya ini saya pikir sangat penting sebagai langkah menciptakan lingkungan yang sehat," ujarnya Rakyat Riau, Rabu 18 Nopember 2015.
Menurut Anggota Fraksi Gabungan ini, jika Ranperda ini sukses nantinya menjadi Perda, dalam menerapkan aturan tersebut Pemko hendaknya juga menyiapkan lokasi khusus untuk perokok, sehingga jelas ada lokasi tertentu yang dilarang dan diperbolehkan.
Sementara Tuti salah seorang warga berharap agar Ranperda ini jangan hanya di atas kertas. "Sangat bagus apalagi untuk ibu hamil yang selama ini terancam kesehatanya saat berada di tempat umum yang masih banyak masyarakat merokok tanpa menghiraukan kesehatan orang di sekitarnya," tuturnya saat dimintai tanggapannya tentang Ranperda tersebut.
Berbeda dengan warga lainnya Reza, ia merasa pesimis Ranperda rokok nantinya jika disahkan tidak juga akan berjalan dengan baik. Karena ranperda yang satu ini merupakan ranperda yang akan mengatur kebiasaan orang kebanyakan.
"Sedangkan perda yang ada selama ini banyak yang tidak berjalan, apalagi perda rokok ini. Merokok menjadi kebiasaan banyak orang tak terkecuali para pejabat, saya sangat pesimis bisa diterapkan perda ini," ujarnya.
Namun dikatakan Reza juga, apapun tanggapan masyarakat, tentunya semua berharap agar perda yang ada bisa ditegakkan dengan baik dan dibuat regulasi termasuk sanksinya harus dijelaskan agar ada efek jera bagi pelanggar Perda.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…



