Dewan Minta BLH Serius Tangani Ribuan Ikan Mati di Sungai Kerumutan
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PELALAWAN -- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan dituntut serius dalam menyikapi matinya ribuan ikan di Sungai Kerumutan. Pasalnya kejadian ikan mati terus berulang kali. Selain banyaknya ikan mati, air sungai dikhawatirkan tercemar dan berdampak kepada kehidupan Masyarakat ditepian Sungai.
"Dulu ada ikan mati membusuk di Sungai Kerinci hasilnya nihil, dilanggam dulu juga nihil dan lain sebagainya. Kita bukannya tidak terima dengan hasil sampel Labkesda tapi bagaimana sikap BLH dalam menuntaskan masalah ini agar tidak terulang lagi.Tentunya Laporan masyarakat yang menduga adanya kebocoran instalasi penyaluran air limbah atau IPAL perusahaan juga harus dicermati. Pasalnya pencemaran ini berdampak pada kerusakan lingkungan dan kehidupan Masyarakat sekitar," ungkap Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Ade Irawan, kepada media ini, Rabu 6 Januari 2016.
Politisi Partai Gerindra Dapil 3 Ukui-Kerumutan memaparkan, peran, tugas dan fungsi BLH harus dapat diandalkan terutama sekali dalam mencegah pencemaran lingkungan sekaligus menindaklanjuti terjadinya pencemaran lingkungan. Pengawasan terhadap perusahaan terutama dalam pengolahan limbah harus diperketat dan prosedural.
"Jika terjadi kebocoran perusahaan tentunya Ada kelalaian dalam pemeliharaan. Sanksi harus tetap diberi guna menjaga kejadian tidak terulang lagi," tegasnya.
Ditambahkan Ade, BLH harus konsisten, komit dan transparan dalam mempublikasikan hasil sampel Sungai Kerumutan yang dikirim ke Labkesda. " Jangan ada kesan ditutup-tutupi. Jika benar ikan mati sesuai dengan dugaan masyarakat karena kebocoran IPAL, maka perusahaan selain melakukan perbaikan juga harus diberi sanksi.Jika tidak terbukti maka harus ditelusuri penyebabnya Lebih Lanjut," tukasnya.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Jumat, 16 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Api Sudah Dipadamkan
Asap Masih Selimuti Bengkalis
SIAK KECIL -- Hingga Jumat 16 Oktober 2015 siang wilayah Bengkalis masih diselimuti kabut asap dan titik api ditemukan menjalar ke lahan karet di Dusun Teluk Patah Desa Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis. Pantauan di lapangan tim gabungan yang terdiri dari Damkar…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri akan Audit Perusahaan Perkebunan dan Kehutanan di Riau
PEKANBARU -- Berdasarkan peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 tahun 2015 tentang pelaksanaan rencana aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau. Plt Gubernur Riau, H.Arsyadjuliandi Rachman akan mengumpulkan pimpinan perusahaan sektor perkebunan dan Kehutanan, senin 19 Oktober 2015, di Pekanbaru. Kegiatan ini diselenggarakan…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
DKP Pekanbaru Jamin Tidak Ada Penumpukan Sampah
PEKANBARU -- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru menjamin tidak akan ada sampah yang menumpuk kendatipun kerjasama pengelolaan sampah dengan pihak ketiga gagal terlaksana. Kepala DKP Pekanbaru, Edwin Supradana mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya memang belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya pihak ke tiga yang…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Penanganan Karhutla
BEM UR Beri Apresiasi Kepada Pemprov Riau
PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman melakukan pertemuan diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) di rumah dinasnya, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Rabu 14 oktober 2015. Perwakilan BEM Universitas Riau, Andres Fransiska mengatakan kepada Plt Gubri, bahwa selama 18 tahun pola kebakaran…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Revolusi Langit Biru
Berbagai Elemen Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai
PEKANBARU -- Mengsung hashtag "Rindu Langit Biru" ratusan elemen masyarakat Riau di Kota Pekanbaru menggelar aksi damai di Jalan Cut Nyak Diek Pekanbaru tepatnya disamping gedung Perpustakaan dan kantor Gubernur Riau, Senin 12 Oktober 2015. Aksi dalam rangka menggunagah berbagai elemen masyarakat khsusnya para pejabat…
-
Minggu, 11 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Menipis
Masyarakat Inhu Merasa Lega
RENGAT -– Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Pemerintah Kabupaten Inhu yang juga sekretaris Karhutla PB Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Arifwan mengatakan, untuk saat ini kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Inhu sudah mulai menipis. Menipisnya kabut asap di daerah Kabupaten Inhu empat hari terakhir ini…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Peraih Adipura Diumumkan Akhir Bulan ini
SIAK -- Piala Adipura merupakan predikat kota kecil terbersih yang setiap tahunnya di incar oleh setiap kabupaten kota yang ada di indonesia, kalau tidak ada halangan penetapan daerah mana yang akan memperoleh piala Adipura akan diumumkan pada akhir bulan ini. "Sebenarnya pengumuman daerah mana yang akan dinobatkan…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap di Pekanbaru Mulai Menipis
PEKANBARU -- Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kota Pekanbaru pada Rabu 7 Oktober 2015, berdampak terhadap menipisnya kabut asap pada hari ini Kamis 8 Oktober 2015. Hujan dengan intensitas sedang yang berlangsung tidak terlalu lama kemarin tersebut, membuat udara di Kota Pekanbaru sedikit lebih segar. Aroma…
-
Selasa, 06 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
RTRW Provinsi Hambat Perencanaan Program Kerja di Riau
PEKANBARU -- Persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang belum juga terselesaikan telah menghambat berbagai program kerja yang akan dilaksanakan, terutama di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Provinsi Riau. "Baik itu program kerja yang dibuat oleh Pemerintah pusat, maupun yang…
-
Jumat, 02 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Diskusi Kabut Asap
UMRI Hadirkan Plt Gubernur Riau
PEKANBARU -- Persoalan kabut asap yang melanda Provinsi Riau kurun waktu dua bulan terakhir telah mendapat perhatian dari berbagai pihak, tak terkecuali Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI). Meski diwilayah Riau tidak ditemukan titik api beberapa hari tekahir, kabut asap masih saja terjadi. Untuk itu lah, Jum'at 2 Oktober…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Anggota DPRD Inhil Tertahan di Jakarta
TEMBILAHAN – Kabut asap yang terjadi di Pulau Sumatera yakni di Provinsi Riau, Jambi, Palembang dan beberapa Provinsi lainnya membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) yang selesai mengikuti sebuah acara di Jakarta tak bisa pulang. “Kita masih di Jakarta dan belum bisa…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penertiban Bangunan Liar di Bukit Suligi Tunggu Intruksi Bupati
PASIR PENGARAYAN -- Tim gabungan Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul, TNI dan Polri, sementara waktu, hentikan aktivitas penertiban puluhan bangunan liar di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Suligi. Penghentian sementara penertiban puluhan bangunan liar, karena diduga adanya protes dari…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Ukui Pelalawan Mulai Kesulitan Air Bersih
Gaungriau.com -- Saat ini, masyarakat di Kecamatan Ukui, Pelalawan, Riau, tak hanya harus menghadapi kabut asap saja namun juga mereka harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan air bersih pada musim kemarau seperti saat ini. Apalagi pemanfaatan air sungai belum dilakukan secara maksimal, karena minimnya dukungan pihak terkait. "Setiap…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Pekanbaru Cairkan Dana Tanggap Darurat Asap
Gaungriau.com -- Setelah ditetapkannya Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru berstatus tanggap darurat asap. Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 1 Milyar. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan proposal dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran(BPBPK) Kota Pekanbaru…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Status Darurat Pencemaran Udara Akibat Kabut Asap Diperpanjang
Gaungriau.com -- Melihat kondisi kabut asap di wilayah provinsi Riau masih sangat pekat, Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman memperpanjang status keadaan darurat pencemaran udara akibat kabut asap. Hal ini disampaikan Plt Gubri kepada awak media setelah menggelar rapat internal diposko Satgas Karlahut Lanud Roesmin Nurjadin…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Diselimuti Asap Kiriman dari Sumsel
Gaungriau.com –- Meski diwilayah Kabupaten Bengkalis nihil titip api, kabut asap masih pekat menyelimuti negeri junjungan dengan jarak pandang hanya 300 meter. Menurut Kepala Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis Muhammad Jalal, kabup asap di pulau Bengkalis ini kiriman dari Sumatera penyumbang asap terbanyak yakni ada 285 titi…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Lima Kawasan di Bengkalis ini Ditetapkan Sebagai Kawasan Prioritas
Gaungriau.com -– Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Pusat telah menetapkan lokasi prioritas Lima kawasan perbatasan diwilayah kabupaten Bengkalis sebagai kawasan yang mendapat perhatian khusus. Lima kawasan tersebut adalah Kecamatan Bengkalis, Kecamatan Bantan, Kecamatan Bukit Batu, dan Kecamatan Rupat serta Kecamatan Rupat Utara. Hal itu…
-
Rabu, 23 September 2015 - 00:00:00 WIB
Memperindah Kota
DKP Tanam Bunga di Jalan Kaharuddin Nasution
Gaungriau.com -- Untuk memperindah Kota Bertuah, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru kembali melakukan penanaman berbagai macam bunga pada jalan-jalan yang strategis. Kabid Pertamanan dan Pemeliharaan DKP Kota Pekanbaru, Damahuri mengatakan, bahwa pihaknya tidak saja menjaga kebersihan Kota Pekanbaru namun juga gencar melakukan penanaman bunga di…
-
Rabu, 23 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kolonel Dwi Sharjo Intruksikan Jajaran Bantu Pemkab Bengkalis
Gaungriau.com -– Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan TNI, Kolonel Inf Dwi Suharjo, Rabu 23 september 2015 siang, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkalis. Selain memantau langsung kondisi terkini Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Provinsi Riau, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis dari udara, kedatangan Asintel…
-
Selasa, 22 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kemarau Panjang
Satu Galon Air Dijual 20 Ribu Rupiah di Kecamatan Pelangiran
Gaungriau.com -- Sejak kemarau panjang melanda daerah ini, warga menjadi kesulitan air bersih untuk keperluan minum dan memasak. Akibatnya, harga air galon pun melonjak mencapai Rp 15.000 sampai Rp 20.000 di Kecamatan Pelangiran, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Karena selama ini warga yang tinggal di pesisir Inhil, memanfaatkan…





