• Nofrizal

PEKANBARU -- Awal tahun 2016, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah mencapai angka 36 kasus. Jumlah tersebut sangat tinggi jika dibanding tahun lalu pada periode yang sama. Awal tahun 2015, kasus DBD di Pekanbaru sebanyak lima kasus.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Nofrizal, menekankan bahwa kasus DBD di Pekanbaru ini mesti jadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Politisi PAN ini menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan selaku intansi yang berkaitan dengan hal itu bisa melakukan tindakan pencegahan peningkatan kasus DBD.

"Salah satu cara yang efektif yakni memaksimalkan fogging," sebut Nofrizal pada Rabu 13 Januari 2016.

Nofrizal mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima dari Diskes, tiap-tiap Kecamatan melalui Puskesmas yang ada sudah memiliki alat-alat fogging. Ia meminta agar peralatan yang sudah ada tersebut dimaksimalkan penggunaannya. "Alatnya kan sudah ada, jadi tinggal penggunannya yang dilakukan secara terencana," ujarnya.

Mengenai persoalan SDM yang kurang, Nofrizal meminta juga kepada Diskes agar bisa melibatkan masyarakat. Dengan memberikan jadwal pelaskanaan fogging, Pemerintah bisa melibatkan masyarakat untuk mengatasi penyebaran DBD. "Tinggal kasih saja jadwalnya, masyarakat tentu akan bersiap-siap," sebutnya.

Di samping itu, Nofrizal menekankan bahwa upaya Pemerintah semata tidaklah cukup untuk menanggulangi pewabahan DBD. Perlu juga keterlibatan masyaraka dalam hal pola hidup yang bersih dan sehat (PHBS). "Jadi Pemerintah maupun masyarakat mesti bersinergi agar kasus DBD di Pekanbaru tidak terus meningkat," sebutnya.**(dwi)