Delapan Kepala Puskesmas Mundur, Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Khusus
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sangat menyangkan sikap pengunduran diri massal Kepala Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru. Mengingat saat ini Riau khususnya Pekanbaru tengah dilanda hujan. Dimana situasi seperti ini kerap menimbulkan potensi penyakit DBD.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M. Noer mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah membentuk tim khusus sesuai intruksi dan arahan dari Walikota Pekanbaru terkait pengunduran diri delapan Kepala Puskesmas di Kota Pekanbaru.
"Para tim inilah yang nantinya akan mengaji penyebab mundurnya delapan kepala puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru. Mereka nantinya akan menyelidiki seluruh aspek mulai dari ketidak cocokan dengan Pimpinannya yakni Kepala Dinas(Kadis) Kesehatan Kota Pekanbaru, Pimpinan Puskesmas itu sendiri, pola kerja dan sebagainya,"ujarnya, Selasa 9 Februari 2016 diruang rapat Kantor Walikota.
Lebih jauh dikatakan M. Noer, adapun tim khusus yang dibentuk ini terdiri dari unsur Internal Pemko Pekanbaru mulai Sekretaris Daerah Kota, Inspektorat, BKD, Asisten terkait serta internal Diskes.
"Yang jelas tim sudah kita bentuk. Jadi kita tunggulah hasil dari penyelidikannya,"katanya.
Menurut M. Noer, dari surat pengunduran diri yang diserahkan mereka melalui BKD menyebutkan secara umum alasan mereka murni karena ingin fokus saja sebagai dokter atau orang kesehatan biasa.
"Menjadi Kepala Puskesmas ini memang merupakan beban tambahan disamping mereka berprofesi sebagai Dokter. Sama halnya dengan guru yang diberikan kepecayaan menjadi Kepsek. Namun dia tetap sebagai tenaga fungsional,"jelasnya.
Ketika ditanya apakah ada kaitannya, pengunduran delapan Kepala Puskesmas tersebut dengan ketidak cocokan mereka dengan Kadiskes Pekanbaru, M. Noer menjawab, sampai hari ini tidak ada laporan yang demikian.
"Sampai hari ini memang tidak ada laporan ketidak cocokan mereka dengan Kadiskes Pekanbaru. Oleh sebab itu, kita sudah membentuk tim untuk menyelidikinya. Sehingga kita tahu ada apa dan solusi apa yang bisa diambil,"jelasnya.
Saat disinggung, jika ternyata ada kebijakan yang salah dari Kepala Diskes sehingga menyebabkan Kepala Puskesma mundur secara bersamaan. M Noer mengatakan dirinya tak mempunyai kewenangan untuk mengambil kebijakan.
"Kita bersama tim hanya untuk mencari titik persoalan dan penyebabnya. Kalau kebijakan itu keputusan berada sama Pak Wali," tutupnya.
Adapun Kepala Puskesmas yang mengajukan pengunduran diri adalah, Kepala Puskesmas Umban Sari, Sail, Rejosari, Limapuluh, Langsat, Sidomulyo Rawat Jalan, Simpang Baru dan Garuda.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pansel Usulkan Dua Jabatan yang tak Terpenuhi Ditunda Penetapannya
PEKANBARU -- Prof DR Ilham MSi selaku Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tahap II di lingkungan Kota Pekanbaru menyebutkan bahwa ada dua jabatan yang bakal di tunda penetapan dan dilakukan seleksi ulang. …
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Lima Perusahan di Dumai Terima Penghargaan dari BPJS-TK
DUMAI -- Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Dumai memberikan penghargaan kepada Lima (5) Perusahaan yang ada dilingkup kerjanya karena dinilai telah tertib administrasi kepesertaan dan membayaran iuran tepat waktu. Perusahaan yang menerima pengharaan itu, yakni…
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
2015, Realisasi Pencetakan KTP-el Sudah Mencapai 73,5 Persen
PEKANBARU -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, Baharuddin menyebutkan realisasi pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) selama tahun 2015 sudah mencapai 73,5 persen. "Sampai akhir Desember ini, sudah 493.13 warga Pekanbaru yang memiliki…
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BKD Pelalawan Sudah Surati SKPD Lakukan Evaluasi Kinerja Tenaga Honorer
PELALAWN -- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan mengaku pada bulan November lalu telah menyurati seluruh SKPD dilingkungan Pemkab Pelalawan agar melaporkan hasil evaluasi kinerja tenaga honorer.Laporan ini dibutuhkan untuk dievaluasi Pemkab Pelalawan untuk mengeluarkan rekomendasi terkait kontrak tenaga honorer apakah kontrak diperpanjang ataupun diputuskan.
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
2016 Kampar Bertekad Raih Piala WTN
BANGKINANGKOTA -- Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kampar, bertekad pada tahun 2016 mendatang siap untuk meraih penghargaan piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori kota kecil dari Kemenhub RI. Tekad…
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati: Penghulu Harus Terus Berinovasi
SUNGAI MANDAU -- Penghulu sebagai nakhoda pada suatu Kampung harus kreatif dan bisa berinovasi demi kemajuan dan perkembangan kampung yang dipimpinnya. "Ya kita minta kepada seluruh Penghulu se-Kecamatan Sungai Mandau dan se Kabupaten Siak agar dapat terus…
-
Rabu, 30 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Wabup: Kegiatan 2015 Berjalan Cukup Baik
SIAK -- Kalau melihat dari progres pembangunan yang ada, kegiatan yang menggukan APBD Kabupaten Siak Tahun 2015, rata-rata berjalan cukup baik sekali. "Meski seluruh SKPD yang ada dilingkungan pemerintah daerah telah berhasil menjalan seluruh kegiatan dengan baik,…
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ini Pesan DPRD Kepada Pejabat Eselon II yang Akan Dilantik
PEKANBARU -- Sebanyak 13 pejabat Eselon II Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan dilantik pada pertengahan Januari 2016 mendatang. Menanggapi perihal tersebut, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman SH berpesan agar pejabat yang akan dilantik untuk mampu memberi…
-
Selasa, 29 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Inhil Resmikan Jembatan Sungai Reteh
TEMBILAHAN -- Dalam rangka melakukan kunjungan sekaligus meresmikan secara langsung difungsikannya kembali jembatan Sungai Reteh paska ambruk beberapa waktu lalu. Peresmian yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Keritang ini turut dihadiri , Kabag Humas Setdakab Inhil Ahmad…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Sarankan Pemko Pekanbaru Bertahan dengan Angka Usulan UMK 2016
PEKANBARU -- Peliknya persoalan yang mencuat terkait penetapan kenaikan UMK 2016 yang terkesan menghasilkan tarik ulur antara dua pihak yang bersitegang, ditanggapi serius wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau. Selain menilai usulan penetapan…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemborosan, Pemkab Pelalawan Akan Evaluasi Tenaga Honorer
PELALAWAN -- Tenaga honorer dilingkungan Pemkab Pelalawan saat ini berkisar 5000 lebih dengan anggaran 2016 mencapai Rp 150 miliar yang dinilai boros.Pemkab Pelalawan pada tahun 2016 akan mulai mengevaluasi seluruh tenaga honorer. "Kita akan evaluasi tenaga honorer…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda Definit Inhil, Tinggal Tunggu Teken Plt Gubri
TEMBILAHAN -- Nama Sekda definif Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sudah ada di meja Plt Gubri Arsyajuliandi Rahman. Tinggal menunggu pengesahan dari yang bersangkutan. Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Riau ( BK2PD)…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Reses
Asri Auzar : DPRD Sinergikan Percepatan Pembangunan
PEKANBARU -- Setelah melakukan Reses diakhir masa sidang ke III tahun anggaran 2015, wakil rakyat di DPRD Riau banyak menyerap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Tek terkecuali, sekretaris komisi D DPRD Riau, Asri Auzar yang telah melakukan…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
2015, Pekanbaru Gagal Laksanakan Delapan Kegiatan
PEKANBARU -- Sampai penghujung tahun anggaran 2015, setidaknya ada 8 kegiatan yang dialokasikan dalam APBD Kota Pekanbaru 2015 gagal terealisasi. Adapun 8 kegiatan tersebut adalah kegiatan pelebaran jalan Riau, pembebasan lahan untuk TPU di Kecamatan Tenayan Raya, kegiatan pembenahan TPA Muara fajar serta…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pembangunan Infrastruktur Tidak Boleh Ditunda
Presiden dan Walikota Pekanbaru Satu Tekad
PEKANBARU -- Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru bertekad tidak akan ditunda-tunda pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kota Pekanbaru yang telah berubah wujud menjadi Kota Metropolitan. Hal itu diungkapkan Walikota, Firdaus MT usai mendengarkan arahan dan sambutan dari Presiden RI Jokowidodo,…
-
Senin, 28 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Gaji Honorer Rohul Akan Dinaikkan
PASIR PENGARAYAN -- Kabar gembira bagi para pegawai honorer yang bekerja di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kabar gembira tentang kenaikan gaji bagi pegawai honorer tersebut, langsung di sampaikan oleh Bupati Rohul, Drs H Achmad, MSi. Ia menambahkan, kenaikan…
-
Minggu, 27 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Sukri : Besok, APBD 2016 Sudah Rampung Dievaluasi Pemprov
PEKANBARU -- Sekretaris Daerah (Sekdako) Pekanbaru, Syukri Harto menyebutkan Senin 28 Desember 2015 besok, APBD Kota Pekanbaru tahun 2016 rampung dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Riau. “Senin, (besok-red), APBD 2016 sudah selesai dibahas oleh Provinsi,”ujarnya singkat, Ahad 27 Desember 2015. Dalam kesempatan itu…
-
Minggu, 27 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Program KB BKBPP Rohul Lebihi Target
PASIR PENGARAYAN -- Program Keluarga Berencana (KB) dilakukan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Rokan Hulu (Rohul) hingga November 2015 lalu, sudah lebihi target awal. Diakui Kepala BKBPP Rohul, Yulisman, bahw akeberhasilan program KB dilakukan instansinya tidak terlepas dari keterlibatan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga…
-
Minggu, 27 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dampak 8 RW Masuk Kampar, DPRD Pekanbaru Ogah Bahas Ranperda PMBRW
PEKANBARU -- Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sondia Warman SH, memastikan pihaknya menunda pembahasan Ranperda Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW). "Hal ini dikarenakan persoalan masuknya 8 RW di tiga kelurahan di Kota Pekanbaru ke wilayah Kabupaten Kampar, sesuai Permendagri No 18 Tahun 2015. Pemko…
-
Sabtu, 26 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Telah Berstatus Jalan Nasional, Kerusakan Jalan Telaga Biru Semakin Parah
TEMBILAHAN -- Kerusakan jalan Telaga Biru yang statusnya sudah menjadi jalan Nasional di Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dikeluhkan para pengguna jalan. Banyak kubangan besar di ruas jalan bisa membahayakan keselamatan warga yang kebetulan melintas. Kerusakan Jalan…





