PEKANBARU -- Setelah melakukan Reses diakhir masa sidang ke III tahun anggaran 2015, wakil rakyat di DPRD Riau banyak menyerap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.

Tek terkecuali, sekretaris komisi D DPRD Riau, Asri Auzar yang telah melakukan resesnya di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Rokan Hilir dalam sepekan terakhir belakangan ini.

"Seperti biasa, aspirasi yang disampaikan ke saya banyak mengeluhkan infrastruktur yang belum baik. Pembangunan akses jalan belum memadai, akses jembatan  belum lancar dan berbagai infrastruktur bangunan fisik lainnya yang diminta untuk diperhatikan," ujarnya kepada media ini, Senin 24 Desember 2015.

Dipaparkannya, selain menampung berbagai aspirasi tersebut, politisi Demokrat ini juga mendengarkan keluhan dari petani sawit yang menjerit terhadap nilai jual sawit yang dirasa makin mencekik. Sebab, dari informasi yang diterimanya petani sawit di Kabupaten Rohil mengalami penurunan yang sangat merosot.

"Sawit disana perkilonya dihargai Rp300-400 perak. Mereka mengeluh dan berharap harga dapat kembali normal," sebutnya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan kepada petani yang mempunyai beberapa lahan tanam, untuk tidak serta merta membudidayakan tumbuhan sawit sebagai aset penggenjot pendapatan kebutuhan ekonomi. Pasalnya, selain sering mengalami ketidakstabilan harga yang tidak menentu, para petani di Rohil dihimbau untuk mengembangkan budidaya tumbuhan palawija yang dinilai lebih menjanjikan.

"Saya sudah sampaikan. Kalau petani palawija beralih menanam sawit, itu bahaya. Bisa-bisa kita impor nanti. Sebab itu, saya menghimbau kepada petani Rohil untuk bertahan membudidayakan palawija," harapnya.

Kemudian disampaikan lagi bahws dirinya sudah bertemu dan membangun sinergi bersama pemerintah Rohil membicarakan beberapa hal terkait percepatan pembangunan.

Dirinya dan Bupati Rohil telah mengulas satu persatu rencana percepatan pembangunan di Kabupaten Rohil untuk jangka waktu lima tahun kedepan.

"Saya sudah bertemu sama pak Suyatno (Bupati Rohil) kemaren. Kami membahas perencanaan percepatan pembangunan yang dianggarkan di APBD Rohil jangka waktu lima tahun kedepan," jelasnya singkat.**(wan)