Kasus DBD Terus Bertambah, Tiga Nyawa Melayang
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Hingga minggu kelima dibulan Februari tahun 2016, sudah tiga warga yang meninggal dunia akibat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah merebak di Kota Pekanbaru.
Dari data yang diterima melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru,
sejak Januari 2016 lalu tercatat sudah 138 jumlah kasus DBD, tiga diantaranya meninggal dunia ini tersebar pada 12 kecamatan.
"Dari tiga warga yang meninggal dunia akibat DBD berada Di kecamatan Tampan satu orang, Marpoyan Damai satu orang, dan Bukit Raya satu orang," ungkap Kepala Diskes Pekanbaru, Helda S Munir, Rabu 10 Februari 2016 di Pekanbaru.
Helda menambahkan, dari 58 kelurahan di 12 kecamatan di Pekanbaru, sebanyak 40 kelurahan merupakan endemis penyebaran DBD, dan hanya satu kelurahan yang bebas dari nyamuk DBD.
"Dari 58 kelurahan, kelurahan Kota Tinggi Kecamatan Pekanbaru Kota, yang bebas nyamuk. Kemudian 40 kelurahan endemis DBD, sedangakan 7 kelurahan lagi sporadis DBD," terang Helda.
Helda menyebut, nyamuk Aedes Aegypty yang menyebarkan virus DBD di Pekanbaru sudah resistant atau kebal. Terbukti ketika pada saat kabut asap melanda, masih ada warga Pekanbaru terserang DBD.
"Nyamuk sudah resistant. Buktinya, waktu bencana asap tetap ada warga Pekanbaru terjangkit DBD," sebutnya.
Penyebaran DBD menurut Helda juga erat kaitannya dengan kerusakan ekosistem di Riau. Banyaknya perkebunan sawit membuat ekosistem tidak seimbang.
"Hewan-hewan pemakan nyamuk jarang dijumpai. Jumlahnya tidak seimbang lagi. Itu ikut mempengaruhi pola penyebaran DBD," imbuhnya.
Berikut data DBD hingga minggu Kelima 2016 dari 12 Kecamatan. Sukajadi 10 orang, Senapelan 13 orang, Pekanbaru Kota 2 orang, Rumbai Pesisir 19 orang, Rumbai 9 orang, Limapuluh 7 orang, Sail 2 orang, Bukit Raya 10 orang, Marpoyan Damai 14 orang, Tenayan Raya 6 orang, Tampan 19 orang, Payung Sekaki 27 orang, Total: 138 orang.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…



