SIAK -- Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan serentak secara nasional pada tanggal 8 hingga 15 Maret ini merupakan suatu ajang yang harus dimanfaatkan oleh para ibu rumah tangga agar dapat membawa anaknya ke puskesmas, Pustu dan  Posyandu terdekat.

Hal itu dikarenakan pemberian imunasi ini cukup penting bagi pertumbuhan Balita yang ada didaerah ini, "sebab ini akan memberi proteksi bagi setiap Balita yang harus kita cegah agar penyakit polio ini tidak menerpa Balita yang ada didaerah ini,"sebut Asisten III Kabupaten Siak Drs H Jamaludin MSi saat membuka Sosialisasi PIN Polio diruang meeting room kantor Bupati Siak Selasa 1 Maret 2016.

"Untuk itulah kepada ibu ruah tangga sayangiah anak balita kita sebagai aset keluarga sekaligus merupakan aset dan masa depan bangsa bangsa ini juga sehingga dengan demikian kita semua harus bertanggungjawab terhadap pelaksanaan PIN Polio ini,"sambung Jamaluddin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr Yohanes MS, pada kesempatan itu menyampaikan bahawa sesuai dengan UUD 1945 bahwa setiap anak berhak atas kelansungan hidup, untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan demikian seluruh anak harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang sempurna termasuk kegiatan Pekan Imunisasi Nasional Polio ini, tanpa melihat status lainya yang jelas setiap balita yang ada harus diberikan.

"Sebab penyakit polio ini cukup fatal apabila sudah terserang, sasaran penyakit ini adalah kepada saraf sang balita, sehingga imbasnya bisa berakibat kelumpuhan, makanya jangan sampai calon generasi bisa terserang penyakit polio tersebut, mari kita atasi dengan PIN Polio ini,"ajak Yohanes.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr Toni Candra mengajak suruh camat dan penghulu kampung agar dapat menyampaikan kepada warganya terhadap pentingnya pemeberian imunisasi kepada seluruh Balita.

"Dan berharap kepada para ibu rumah tangga agar dapat menyempatkan waktu supaya Balitanya bisa mendapatkan Vaksinasi imunisasi tambahan untuk kekebalan tubuh Balita, kegiatan pemberian imunisasi ini juga sudah beberapa kali dilakukan pembaruan imunisasi terhadap Balita di daerah ini, jadi walaupun hanya sebagai pemberian imunisasi tambahan akan tetapi jangan sampai ketinggalan pula,"himbau Toni.**(jas)