Dinkes Dumai akan siapkan 220 Pos PIN 2016 di 33 Kelurahan
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Guna mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan di selenggarakan pada 8 hingga 15 Maret 2016 mendatang, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai akan menyiapkan 220 Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang tersebar untuk 33 Kelurahan dari 7 Kecamatan di Kota Dumai, dengan target sasaran 35.555 anak berusia di bawah lima tahun.
Posyandu Camar BTN Panorama Kelurahan Jayamukti di percayakan menjadi tempat pencanangan dan akan di canangkn langsung oleh Walikota Dumai, Zulkifli As.
Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Dumai, Rosmauli saat di konfirmasi media ini mengatakan "untuk pencanangan di pusatkan pada Posyandu Camar Kelurahan Jayamukti, dan akan di canangkan oleh Walikota Dumai,untuk jumlah pos ada 220, tersebar di 33 Kelurahan" jelasnya, Rabu 2 Maret 2016.
Tentunya dengan adanya Pekan Imunisasi Nasional (PIN) ini dapat mencegah penyakit yang meyebabkan kematian dan kecacatan permanen pada tubuh serta mencapai target Indonesia bebas polio pada 2020 mendatang. Pekan Imunisasi Nasional ini serentak di laksanakan di Indonesia.
Target sasaran PIN Polio ini banyak terdapat di Kecamatan Dumai Timur, yakni 9.361 jiwa, Kecamatan Dumai Kota sebanyak 7.00 jiwa, di susul Kecamatan Sei. Sembilan 4.957 jiwa, kemudian Kecamatan Bukit Kapur ada 4.838 jiwa, untuk Kecamatan Dumai Barat sejumlah 4.434 jiwa, di Kecamatan Dumai Selatan ada 3.475 jiwa dan terakhir di Kecamatan Medang Kampai ada 1.487 jiwa.
"Target sasaran kami ada sekitar 35.555 jiwa, kami sudah menyebarkan informasi PIN Polio ini dari media massa, kecamatan kelurahan, puskesmas,serta memberitahukan nya melalui spanduk dan baleho " ujar Rosmauli.
Pelaksanaan PIN Polio ini sudah di umumkan kepada Masyarakat Dumai melalui Media massa, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan agar membawa anak anak mereka dari berusia nol hingga 59 bulan ke posko PIN terdekat.
Rosmauli juga menambahkan vaksin polio melalui tetes ke mulut ini berlaku bagi semua anak lima tahun ke bawah, tidak terkecuali anak yang sebelumnya sudah rutin dan lengkap di beri imunisasi polio oleh orang tua.Dimana pemberian vaksin di lakukan langsung oleh petugas Puskesmas dan Kader Posyandu.
Lokasi posko Pekan Imunisasi Nasional ini tidak hanya di Puskesmas , tetapi juga di adakan di beberapa titik yang penuh dengan keramaian, seperti diTerminal, Pasar, Bandar Udara, dan posyandu posyandu di setaip kelurahan.Di harap kan orang tua selalu rutin memberikan imunisasi polio kepada anak anak nya untuk kesehatan dan daya tubuh dari anak tersebut.**(ayu)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





