• Drs H Alfedri MSi

SIAK -- Walaupun hukuman mati sebagai kosekwensi  bagi pelaku pengedar narkoba sudah dilaksankan oleh Pemerintah, akan tetapi kasus ini terus saja meningkat, terutama di Kabupaten Siak.

"Memamg kalau kita mengacu kepada data yang ada, kalau dibandingkan kasus yang sama ditahun sebelumnya cukup terlihat jelas bahwa kasus narkoba didaerah ini terus terjadi peningkatan,"Kata ketua BNK Kabupaten Siak Drs H Alfedri MSi, kepada GaungRiau, Senin 7 Maret 2016.

Dia menjelaskan, pada tahun 2015 untuk kasus ini dalam satu bulan paling ada 12 hingga 13 kasus saja, tapi untuk tahun 2016 Januari hingga Februari sudah ada 31 kasus. Ini artinya terjadi peningkatan 3 hingga 4 kasus kalau dibagikan dalam setiap bulan.

"Terus meningkatnya jumlah kasus narkoba ini tentu menjadi keprihatinan dan tanda tanya bagi kita, karena sosialisasi terkait bahaya Narkoba ini terus kita lakukan. Sekrang menurut kami yang perlu diperketat itu adalah penjagaan pintu masuknya," tegas Wakil Bupati Siak ini.

Alfedri mengatakan, untuk mencegah terus bertambahnya pengguna narkoba ini tidak hanya menjadi beban BNK atau pemerintah semata, seluruh lapisan masyarakat harus ikut terlibat dalam mencegahnya.

Terutama bagi kalangan siswa-siswi dan pelajar, karena pada usia ini menurut Alfedri merupakan usia dimana berbagai pengaruh mudah masuk, baik itu positif apalagi yang negatif, karena itulah yang negatif seperti Narkoba itu harus senantiasa dihindari.

"Para anak-anak ini pada umumnya selalu terpengaruh dengan apa yang dilakukan oleh temannya sendiri, karena itu, beretmanlah dengan yang baik, sebab jika berteman dengan anak Ustad maka baik lah prilakunya, dan seandainya dia berteman dengan pengguna narkoba maka pasti akan ikut pula sang anaktadi,"Kata Alfedri.

Dia menambahkan, selain dari itu dalam menekan angka peredaran narkoba ini, karena keberadaan negeri bekas kerajaan ini berada pada lapis uang cukup strategis, agar barang haram tersebut tidak begitu mudah bisa masuk, sejumlah pintu masuk ke Daerah ini terutama jalur air harus diperketat lagi penjagaannya, "itu salah satu solusi untuk kita bisa menekan kasus narkoba,"beber Alfadri.**(jas)