• Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kadispora Riau Eddi Yusti saat menyerahkan penghargaan kepada Pelatih dan Atlet Riau berprestasi.

PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga memberi perhatian serius terhadap pengembangan olahraga di negeri ini, khususnya kepada Atlet dan pelatih berprestasi yang telah mampu mengharumkan nama Riau di berbagai ivent olehraga.

Seperti yang dilakukan Sempena peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 33 tahun 2016, sebanyak 12 pelatih dan atlet Provinsi Riau peraih medali pada event nasional maupun internasional menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Riau.

Penghargaan bagi 12 pelatih dan Atlet tersebut berupa piagam dan uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta untuk masing-masingnya. "Terus berprestasi dan harumkan nama Riau kedepannya,"ungkap Gubernur saat memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih, ketika menyerahkan penghargaan tersebut, usai upacara Haornas, dihalaman kantor Gubernur Riau.

"Olahraga sesuai dengan kondisi bagaimana kita bisa meningkatkan dan mengejar ilmu pengetahuan melalui sports sains. Atlet bukan hanya berprestasi saja tapi juga mendalami ilmu olahraga ditularkan ke lingkungan, tahu persis ilmu olahraga," ungkap Gubri.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan keputusan Gubernur Riau Nomor.KPTS.289/IX/2016 tanggal 5 September Tahun 2016 mengenai pemberian penghargaan kepada pelatih dan atlet terbaik peraih medali pada event nasional maupun Internasional tahun anggaran 2016.

"Kita pasti memberikan penghargaan  kepada atlet berprestasi, untuk tahun ini istimewa disampaikan KONI, hampir semuanya atlet ini dari Riau binaan langsung kita, dan tidak mencari dari daerah lain. SDM anak Riau semua dan hasilnya menggembirakan. Lebih baik anak Riau yang  terjun langsung daripada mengimpor," ujar Gubri.

"Kita ingin olahraga ini dapat memasyarakatkan masyarakat, dan bisa menciptakan sumber daya manusia yang handal dan sehat. Kalau sudah sehat akan banyak yang dilakukan untuk hal-hal positif meraih prestasi,"sambungnya.

Tidak hanya sebatas memberikan penghargaan, dukungan dengan langsung menyaksikan perjuangan para Atlet Riau yang berlaga dalam ivet olahraga juga ditunjukkan orang nomor satu di Provinsi Riau ini, seperti pada saat pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Bandung Jawa Barat pada 17 September 2016 lalu. Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan isteri menghadiri acara pembukaan. 

Saat itu Gubri mengharapkan agar atlet-atlet Riau dapat menciptakan sport sains. Dimana seorang atlet tidak hanya mencapai prestasi dengan fisiknya saja, namun bisa mendalami ilmu olahraga yang digelutinya.

"Dengan begitu, para atlet bisa menularkan kemampuannya ke lingkungan terdekatnya, seperti keluarga dan masyarakat.  Kalau dia (Atlet) mengusai ilmu cabang renang, hendaknya tularkan dan latih masyarakat. Agar masyarakat bisa membudayakan hidup sehat," ujarnya.
 
Gubernur Riau juga memberikan dukungan secara langsung kepada Atlet Riau yang berlaga di PON XIX, seperti pada Cabor Sepak Takraw, Berkuda, Bowling dan lainnya. "Dukungan ini sebagai pemberi semangat bagi para Atlet kita yang berjuang dalam mengharumkan nama Riau dibidang olahraga ini," pungkasnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Edi Yusti, mengatakan, Olahraga bukan hanya prestasi, tapi juga pendidikan dan rekreaasi. Setiap tahunnya pemerintah selalu memberikan penghargaan kepada seluruh atlet dan pelatih.

"Kita lihat bagaimana yang diraih oleh pembinan dan insan olahraga pelatih dan atlet. Pretasi ditentukan oleh tekatnya yang kiat, disamping kita mempunyai sarana dan prasarana yang memadai," ujar Edi Yusti.

Dalam perhelatan akbar PON Ke XIX Jabar tahun 2016, Pemprov Riau dalam hal ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau optimis bisa masuk 10 besar.

"PON Jabar minimum kita bisa mempertahankan dari prestasi sebelumnya pada PON Riau 2012 silam. Kalau tidak bisa ditingkatkan, paling tidak kita harap bisa masuk 10 besar. Informasi dari KONI, kesiapan akhir PON Jabar, 10 besar yang ditargekan KONI Riau," kata Gubri.

Meski demikian, Andi Rachman sapaan akrab Gubri, berharap apa yang disampaikan KONI itu target terendah, bukan target optimis. "Mudah-mudahan target optimis yang disimpan KONI ini bisa tercapai," harapnya.

Gubri mengatakan pemerintah pasti akan memberikan. Apalagi para atlet telah berjuang membawa nama baik daerah di kanca nasional. "Riau tidak akan beli atlet luar dalam menghadapi PON XIX 2016, semua yang diturunkan wajib atlet daerah, yakni atlet berkualitas yang dihasilkan melalui program pembinaan olahraga di Riau," ucap Gubri.

Pemprov Riau, katanya, siap mendayagunakan bibit lokal yang ada di daerah sehingga dukungan pendanaan juga telah disiapkan melalui APBD setempat. Bahkan pendanaan juga akan difasilitasinya untuk melibatkan perusahaan maupun pengusaha sebagai bapak angkat di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Tujuannya adalah adalah untuk mendidik atlet-atlet potensial daerah guna dicetak menjadi duta olahraga, sehingga ke depan mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan tingkat nasional, kemudian mengangkat nama Indonesia di laga internasional.

Pemprov Riau terus mendukung kemajuan olaharga, yakni selain dukungan APBD yang diberikan tiap tahunnya, dan terus melakukan pembibitan dan pembinaan olahraga berprestasi. Karennya, sebelum bertolak ke Jabar, Gubri berpesan kepada  rombongan atlet Riau untuk menjaga nama baik Provinsi Riau. "Selama rombongan di sana jaga selalu marwah melayu yang santun, elok dimanapun berada khususnya saat dipertandingan," ucapnya.

Tak lupa Gubri meminta atlet selalu menjunjung sportifitas saat di luar maupun dalam pertandingan. Karena PON merupakan arena untuk meningkatkan prestasi nasional maupun ditingkat internasional. Para atlet harus menunjukkan semangat dan pengabdiannya selama di pertandingan karena masyarakat Riau telah mengamanahkan kepada para atlet untuk mengukir prestasi

"Saya atas nama Pribadi dan Selaku Gubernur Riau mengajak masyarakat Riau untuk memberikan dukungan dan doa untuk atlet kita yang sedang membawa nama Riau di PON XIX Jawa Barat, semoga target dan hasil maksimal mampu diraih para Atlet Kebanggaan Riau tersebut. 

Berikut adalah nama-nama atlet dan pelatih yang mendapat piagam dan penghargaan

1. Ryo Afandi (Pelatih Sepak Takraw)

2. Suyanto (Pelatih Atletik)

3.Tanzil Hadid (Atlet Dayung)

4. Lilik Endang Jarwati (Atlet Terbang Layang)

5. Hernius LBN Siantar (Atlet Atletik)

6. Jefri (Atlet bermotor)

7. Mala Endasari (Atlet Sepak Takraw)

8. Ibrahim Zarman (Atlet Taekwondo)

9. Budi sanjaya (Atlet Angkat Berat)

10. Jisra Arif (Atlet Panahan)

11. Jaya kusuma (Atlet  Bowling)

12.Suci Indriyani (Atlet Renang). **(Adv/humas)