PEKANBARU -- Sejak dilakukan soft opening pada penghujung tahun 2018 lalu. Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru yang berada di lantai dasar Kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman terus melakukan pembenahan. Bahkan hingga saat ini, sudah ada sekitar 24 pelayanan yang mulai dibuka. Baik itu dari instansi pemerintah, swasta hingga perbankan.

"Dari data sementara sudah ada 24 instansi, lembaga dan swasta yang akan bergabung di MPP," ujar Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTS) Kota Pekanbaru F Rudi Misdian.

Rudi menambahkan, adapun 24 instansi pemerintah dan perbankan yang ikut bergabung adalah, Ikatan Notaris Indonesia, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Kemudian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, Kantor Imigrasi Pekanbaru, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Riau-Kepri (BRK) dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Selanjutnya Bapenda Riau/Samsat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru, PT Jasa Raharja, Kepolisian Daerah Riau, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pekanbaru.

Selain itu, ada juga Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), LPSE Pekanbaru, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Negeri Pekanbaru, PT Pos Indonesia, Kantor Kementerian Agama Pekanbaru dan PT Taspen.

"Terakhir Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru juga sudah menyatakan bergabung bersama kita memberikan pelayanan di MPP," jelasnya.

Rudi menambahkan, dengan adanya pelayanan ini. Kedepan masyarakat tidak akan sulit untuk mengurus beragam perizinan. Pasalnya di MPP ini semua perizinan sudah tersedia.

"Kita berharap dengan adanya MPP ini. Masyarakat akan lebih mudah untuk mengurus berbagai perizinan yang dibutuhkan," tutupnya.**(saf)