Gaungriau.com (SIAK) -- BPJS Kesehatan Kabupaten Siak nunggak pembayaran biaya berobat pasien ke RSUD Siak sebesar 2M , besar nya jumlah biaya tersebutterhitung sejak bulan Mei hingga sampaisekarang ini.

"Ya memang benar BPJS Kabupaten Siak belum membayar tagihan biaya berobat pasien yang menggunakan kartu BPJSterhitung sejak bulan Mei sampai sekarang ini," beber Dirut RSUD Siak Benny Chandra kepada media ini saat ditemui usai apel peringatan HUT RI ke 74 di lapangan tugu Siak Sabtu 17 Agustus 2019.

Memang penunggakan seperti ini sering terjadi, namun keterlambatan pembayaran oleh BPJS tersebuttidak terlalu lama, paling telat sedikitlah dari waktu yang seharusnya.

Walaupun demikian, keterlambatan terhadap pelunasanbiaya berobat pasien oleh BPJStersebut tidak lah pula sampai ke menghambat penanganan terhadap pasien, persoalan tersebut tetap menjadi perhatian serius oleh kami dari pihak RSUD.

"Sedangkan dalam hal penanganan terhadap pasienyang menggunakan kartu BPJS kami dari pihak rumah sakit tetap memprioritaskannya, dan memberikan pelayananyang terbaik itu yang terus kami upayakan," terangBenny Chandra.

Sementara pihakBPJS kesehatan Kabupaten Siak Rina Purba menyebutkan bahwa persoalan menunggak nya biaya berobat oleh BPJS kepada RSUD Siak yangterjadi saat ini, merupakan hal yang biasa, dan ini cuma agak telat sedikit saja.

"Dalam waktu dekat ini akan segera dilunasi tunggakan tersebut,sebab pihak kamimasih menunggu kiriman dari BPJS pusat,karenaiuran yang dibayar oleh masyarakat setiap bulannya di kepusat rutenya dan kemudian di turunkan kembali ke Daerah untuk membayar biaya ke RSUD Siak sesuai dengan besarnya tagihan yang ada," Papar Rina.

Perlu diketahui untuk di kabupaten Siak masyarakat yang menggunakan kartu BPJS pesertanya mencapai angka lebih dari 60 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Siak yang berjumlah lebih kurang421000 jiwa.

"Terhadap partisfasi masyarakat dalam hal iuran wajib setiap bulan nya dikabupaten Siak hingga saat inicukup bagus, memang terkadang ada juga yang menunggakterhadap iuran ini, tapi tidak lah begitu parah ,dan kalau di bandingkan dengan Daerah lainnyaKabupaten Siak jauh lebih baik ,"tambah Rina lagi.**(jas)