Gaungriau.com (UJUNG BATU) -- Kondisi Jalan Raya perkotaan Ujung Batu hingga kini tak kunjung mulus. Tiga tahun lebih kerusakan jalan ini terkesan dibiarkan oleh Pemkab maupun Pemprov Riau.

Dari pantauan gaungriau.com, Rabu 17 Juni 2020, dibeberapa lokasi sepanjang Jalan Jenderal Sudirman kota Ujung Batu, lobang menganga memaksa para pengendera harus ekstra hati hati jika melintasi jalan tersebut. Kondisi serupa cukup parah pada ruas jalan lintas arah Koto Tandun menuju Pekan Baru.

Kerusakan yang paling parah dijumpai tepat di lampu merah perkotaan Ujungbatu. Jika ditaksirkan, dimulai dari simpang Siabu dan berakhir ke Simpang TB nyaris tak beraspal.

Ketinggian aspal tidak sama, lobang-lobang besar menganga menanti pengendara. Kenderaan besar setiap saat memperparah kerusakan jalan tersebut, terutama mobil pengangkut sirtu yang bertonase lebih.

"Potensi bahaya diperparah dengan kontur jalanan yang berlapis pasir. Pada saat cuaca terik, pasir-pasir ini beterbangan mengganggu jarak pandang. Sementara saat hujan, membuat sepeda motor mudah tergelincir," kata Mirna Ujung Batu Timur Rabu 17 Juni 2020.

Kemudian lanjut Mirna, dengan kondisi seperti ini seharusnya pihak Pemprov Riau segera mempercepat pengaspalan ulang. Ia menilai, hancurnya jalan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman itu akibat lemahnya tindakan Pemkab soal pengawasan terhada mobil yang bertonase besar.

"Selain membahayakan bagi pengendara sepeda motor, truk besar seperti pengangkut sirtu yang bermuatan besar harus menjadi perhatian Pemkab. Sebab, truk-truk besar itu yang bikin jalan ini rusak," ujarnya.

Sementara berdasarkan ekspos beberapa waktu lalu, Dinas PUPR Rohul menyebut kerusakan jalan perkotaan Ujung Batu hingga Simpang TB akan segera diperbaiki.

"Ada kendala soal perbaikan kerusakan jalan sepanjang jalan perkotaan Ujungbatu arah Pekanbaru (Simpang TB) oleh PUPR Riau, yang anggarannya sudah tersedia. Tapi waktu itu kadisnya masih PLT dan posisi Kabid jalan juga kosong," kata Kadis PUPR Rohul, Anton ST MT kepada wartawan, Rabu 17 Juni 2020.

Anton mengakui, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak PUPR Provinsi Riau. Bahwa, usulan-usulan perbaikan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Fokan Hulu segera ditindak lanjuti.

"Hari Kamis lalu saya sudah berkordinasi dengan PUPR Riau. Kita meminta usulan-usulan perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu segera dilaksanakan. Bilamana proses lelang juga belum rampung, kita harap unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau untuk melakukan penanggulangan kerusakan sementara," ujarnya.**(lim)