Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Barisan Intelektual dari Rokan Hulu (BIDA-ROHUL) Kamis 1 April 2021 siang menyambangi Kejati Riau, kedatangan mereka yang digelar dalam aksi damai tersebut dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat, terutama dalam penyelesaian sejumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu.

"Kedatangan kami ke Kejati Riau tak lain tak bukan adalah menyampaikan aspirasi masyarakat Rokan Hulu, kami menantang bapak Kajati yang baru dilantik untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada di Riau khususnya di Negeri Seribu Suluk tercinta Rokan Hulu," ucap Almuji dalam orasinya.

Almuji yang selaku korlap aksi juga menyampaikkan, bahwa mereka mendesak Kejati Riau untuk mengambil alih dugaan kasus pembangunan Jembatan sei Batang Lubuh pada Ruas jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan Rokan Hulu pada tahun anggaran Tahun 2018, "karena proses di Kejari Rohul seperti terhenti,"tambahnya.

Dalam aksi ini juga diramaikan dengan pembacaan puisi yang berjudul "kepada kawan-kawan dijalan keheningan (karya Teguh Esa) begitu menggetarkan, pembacaan puisi dibacakan oleh Putra Amphu.

Dalam aksi BIDA-ROHUL tersebut, masa diterima oleh Ali Rahim
yang menjabat dibidang Sosial dan Budaya Kejati Riau, pada saat itu Ali menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih kepada BIDA-Rohul yang telah ikut serta membantu bersama-sama menegakkan hukum di Riau.

"Hal ini penting karena kami juga butuh informasi informasi juga dorongan tentunya dalam tugas penegakan Hukum di Provinsi Riau," ucapnya.

Ali Rahim Juga menambahkan bahwa akan menyampaikan tuntutan dari BIDA-ROHUl kepada pimpinan kejati Riau, "apabila rekan-rekan dari Bida Rohul mempunyai data pendukung yang lainnya baiknya lansung diserahkan saja kepada kami guna mempermudah proses Hukum," tegasnya.

Ada pun pernyataan sikap dari BIDA-ROHUL:

1. Mendesak KEJATI Riau ambil alih dugaan kasus pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan, Rokan Hulu pada anggaran tahun 2018, karna proses di Kejari Rokan Hulu seperti berjalan ditempat.

2. Mendesak KEJATI Riau melakukan penyelidikan dan penyidikan serta menetapkan tersangka dalam dugaan kasus pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan Rokan Hulu anggaran Tahun 2018, Karna dalam pelaksanaannya berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Riau terjadi kekurangan pengerjaannya mencapai 13 persen, sedangkan pihak PUPR membayar 100 persen. Sehingga terjadi kelebihan bayar 1,3 milyar

3. Mendesak KEJATI Riau Periksa kadis PUPR Rokan Hulu, Bapak Anton ST.,MT dan Rekanan Kontraktor PT. KIL, karna kami menduga terjadi kongkalikong yang menyebabkan kerugian Negara pada proyek ini.

4. Meminta KEJATI Riau Periksa Indra Gunawan/ Ujang Lurah, karna diduga ikut terlibat dalam proyek pembangunan jembatan Batang Lubuh pada ruas Jalan Kota Tengah SP III Kepenuhan tahun 2018. **(rls)