• Sri Petri Hariyati berdialog dengan salah seorang warga binaan LP Wanita dan anak.

PEKANBARU -- Guna menghimpun masukan dalam membuat program terhadap anak-anak  binaan Lembaga Pemasyrakatan (LP), Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan  Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  Riau, kunjungi LP wanita dan anak Pekanbaru, Kamis 29 Oktober 2015.

Saat mengunjungi LP tersebut Kepala Bidang PKPLK Sri Petri Haryati, ikuti didampingi sejumlah pejabat lainnya, seperti  Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana, Damrus, Kasi Kesiswaan, Pendidik dan tenaga Kependidikan, Jamilah. Dan sejumlah peserta workshop PK LK.

Kabid PKPLK Disdikbud Riau Sri Petri Haryati menjelaskan, tujuan mereka datang ketempat tersebut adalah guna melihat anak-anak yang seharusnya bersekolah, namun dikarenakan kondisi yang saat ini mereka jalani, mereka tidak bisa mengikuti pendidikan sebagaimana mestinya.

"Tadi sam-sama kita lihat, mereka disini juga memiliki keinginan yang kuat untuk bersekolah, seperti mengikuti Paket A, Paket B dan Peket C. Meski sebenarnya kalau dilihat dari usia, mereka itu tidak sesuai lagi pendidikan yang saat ini mereka jalani, tapi yang perlu kita apresiasi itu adalah semangat mereka yang ingin mau belajar," kata Petri.

Untuk itulah, menurut Petri, kedepannya Disdikbud Riau melalui Bidang PK PLK akan menyusun program kerja, agar anak-anak yang berada di Lapas itu bisa tetap bersekolah, karena mereka juga memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan ini.

"Untuk Lapas Kabupaten dan Kota, kita juga berencana melakukan kunjungan, hingga nantinya bisa diketahui apa yang dibutuhkan, yang bisa kita buat programnya untuk mendukung pihak lapas, agar anak-anak ini bisa menuntut ilmu," ungkapnya.**(mad)