TEMBILAHAN -- Kerjasama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di Inhil.

Hidayat Hamid, ketua DPD KNPI Inhil menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dua lembaga penegak hukum yang ingin membersihkan Inhil dari tikus-tikus yang menggerogoti uang negara tersebut.

Dikatakannya, ini merupakan langkah tegas oleh Kejari Tembilahan dalam komitmen mereka untuk membantu pelaksanaan pembangunan di negeri seribu parit ini.

"Untuk pembangunan yang baik bukan hanya tentang sumber dana, pengambil kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan saja, namun fungsi pengawasan juga sangat penting agar pembangunan bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan," tegasnya, Senin 25 Janauri 2016.

Dalam bagian pengawasan inilah fungsi dari aparat penegakan hukum berada. "Dan kejaksaan telah menunjukkan itu," ungkapnya.

Karena itu, Hidayat Hamid akan mendukung sepenuhnya Kejari Tembilahan dan KPK yang melaksanakan tugasnya di Inhil. "Saya berharap kerjasama ini bukan hanya dalam satu kasus ini saja, namun setiap dugaan korupsi Kejari Tembilahan bisa berkerjasama dengan KPK agar mereka semakin kuat dalam menyelesaikan kasus-kasus tersebut," katanya.

Hal serupa juga dikatakan oleh ketua LSM Perjuangan Anak Negeri (Peran), Firmansyah Saini. Ia berharap Kejari Tembilahan dan KPK bisa terus bersama-sama menangani dugaan korupsi di Inhil.

"Ini untuk masyarakat agar pembangunan bisa berjalan dengan baik. Saat ini, banyak pembangunan, khususnya infrastruktur jalan yang baru sudah rusak. Saya berharap ini bisa dicegah kedepannya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kejari Tembilahan, Lulus Mustafa kepada awak media, Ahad 24 Januari 2016 mengharapkan dukungan dari masyarakat dalam memberantas dugaan korupsi yang ada di Inhil.

"Kami akan berkerja dengan maksimal sesuai dengan fungsi kami. Saya ingin pembangunan di Inhil bisa berjalan dengan baik. Untuk itu, Kejari Tembilahan mengharapkan dukungan dari masyarakat agar kami bisa melaksanakan tugas kami dengan baik," kata Lulus Mustafa.

Selain, pada saat yang sama Pandang Tarsa dari bagian Koordinasi Supervisi dan Penindakan KPK sebelumnya menyiratkan jika KPK akan terus berkerjasama dengan Kejari Inhil dalam menangani kasus korupsi di Inhil.

"Sementara memang baru satu ini. Namun kedepan, selama Kejari Inhil meminta kami untuk membantu, kami siap," tegasnya.

Untuk diketahui, Kejari Tembilahan menangani cukup banyak dugaan kasus korupsi di Inhil. Salah satunya yang banyak mendapat sorotan dari berbagai pihak adalah dugaan korupsi pada pembangunan 12 jalan di kota Tembilahan yang pernah menjadi rebutan antara Kejari Tembilahan dan Tipidkor Polda Riau yang masing-masing ingin menangani dugaan korupsi tersebut.**(suf)