PASIR PENGARAYAN -- Tolak korupsi di Negeri Seribu, diperkirakan ratusan masa akan melakukan aksi damai di Markas Polres Rokan Hulu (Rohul) dan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Pasir Pangarayan, Senin 18 Januari 2016 mendatang.

Aksi tersebut, nanti akan melibatkan aktifis, mahasiswa, pemuda, LSM dan lainnya. Kegiatan ini bermaksud untuk menyatakan komitmen bersama untuk menolak yang namanya tindakan korupsi.

Hal ini disampaikan, Koordinator lapangan, Rian Alfian, di dampingi Sekretaris LPP-Tipikor RI, Mintarija dan  Ketua Pemprhimpunan Pemuda Riau, Habibi, di Kota Pasir Pangarayan, Selasa 12 Januari 2016, katanya dalam aksi ini, menyamakan presefsi dengan penegak hukum.

"Kita hanya ingin menyamakan presefsi dengan penegak hukum, baik itu polisi dan jaksa untuk tetap komit dalam memberantas korupsi di negeri kita," ujar Habibi.

Habibi juga meminta rekan-rekan supaya turun ke Mako Polres Rohul dan  Kejari Pasir Pangarayan, termasuk para wakil rakyat agar benar-benar, komit, konsisten untuk meenghapuskan yang namanya tindakan korupsi di negeri ini.

"Ini hanya langkah preventif, sebab kita ingin adanya pencegahan-pencehagan supay tidak terjadi tindakan korupsi di negeri kita yang religius ini," pungkasnya.

Sementara, Rian Alfian, korupsi ini termasuk penyakit yang paling berbahaya, mestinya seluruh elemen masyarakat bisa saling bahu-membahu, untuk menolak yang nama korupsi.

"Kita himbau, baik mahasiswa, pemuda dan aktifis supaya turun bersama-sama untuk memerangi yang namanya korupsi, untuk kami kepada aparat hukum supaya memiskin yang para pelaku-pelaku korupsi," paparnya.**(lim)