BENGKALIS -- Maraknya penyeludupan bawang ilegal dari negeri tetangga Malaysia kerap masuk  di kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Ironisnya aparat penegak hukum kabupaten Bengkalis terkesan tutup mata.  

Berdasarkan beberapa sumber yang dirangkum bahwa bawang ilegal tersebut, masuk pada malam hari, melalui sungai-sungai atau pelabuhan tikus kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis.  

Seperti disampaikan salah seorang warga Bantan, Misran masuknya bawang-bawang ilegal asal malaysia tersebut masuk pada malam hari, dengan menggunakan Kapal Pompong. 

"Yang kami mempertanyakan, penjagaan dari aparat penegak hukum seperti Pol Air, Bea dan Cukai serta angkatan laut Bengkalis itu bagaimana. Kok bisa bawang ilegal tersebut masuk dengan leluasa," kata Misran Jumat, 8 Januari 2016 di Bengkalis.  

Lanjut Misran lagi, dengan sering masuknya bawang ilegal tersebut, apakah ada bekingan dari aparat penegak hukum itu sendiri. 

"Dengan sering masuknya bawang merah ini, apakah ada beking dari pihak oknum tertentu,  sedangkan bawang-bawang itu, saat dilakukan bongkar muat ada yang menggunakan mobil Coul Diesel dan Mobil Pik Up,"katanya lagi menjelaskan.**(put)