PEKANBARU -- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dipimpin oleh Kepala Bidang Olahraga Effedi Hari MC, berkunjung ke Provinsi Riau tepatnya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau, Rabu 17 Februari 2016.

Kunjungan dalam rangka study banding tersebut terkait rencana Dispora Jateng mendirikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Olahraga, yang pembangunannya direncanakan pada tahun 2017 mendatang. Mereka ingin melihat sistem pembelajaran dan tata letak bangunan SMA Olahraga yang dimiliki Provinsi Riau.

Usai menggelar pertemuan di ruang rapat Disdikbud Riau, yang dipimpin oleh Sekretaris Disdikbud Kaharuddin, dan diikuti oleh sejumlah kepala Bidang dan kasi, rombongan diajak langsung mengunjungi SMA Olahraga Provinsi Riau di  Rumbai.
    
Effendi mengatakan, dari kunjungan langsung yang dilakukan, mereka kagum akan keberadaan SMA Olarga Riau terutama dari tata letak bangunan sekolah, dimana seolah ini dibangun di lokasi strategis, lengkap fasilitas olahraga, serta sistem pembelajaran yang akurat pada anak didik.
   
"Tujuan pertama kunjungan ini pada bangunan sekolah, tapi setelah melihat keseluruhan, ternyata Riau memiliki kelebihan, khususnya dalam sistem pendidikan, ini salah satu yang bisa kita bawa pulang ke Jateng," ujar Effendi disela mengunjungi SMA Olahraga Riau.
 
"Sesuai perencanaan kami, tahun 2017 mendatang, Pemrpov Jateng sudah merencanakan memiliki Sekolah Olahraga. Untuk itu sebelum melangkah lebih jauh kita mencari pengalaman pada daerah-daerah yang sudah memiliki Sekolah olahraga. Salah satunya di Provinsi Riau,"sambungnya.
 
Dia menjelaskan, sebelum ke Riau, pihaknya juga telah melakukan studi banding ke beberapa Provinsi, seperti Kaltim, Sumsel, DKI, Jatim dan lainya. Dari penjelasan yang didapat, dalam membangun SMA Olahraga ini, Provinsi Riau tidak hanya mengandalkan bantuan yakni dari dana APBN, melainkan juga mengangrkan melalui APBD Provinsi.

"Hal ini tentunya juga mendai masukan bagi kita, karena ini sekaligus sebagi komitmen pemerintah daerah dalam membangun bidang pendidikan, karena itu, kita juga akan berupaya memasukkan anggaran dalam APBD, dan tidak hanya bergantung pada APBN, seperti selama ini yang kita lakukan," ujarnya.
   
Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Saranan dan Prasarana Dispora Jateng Hengki, dikataka, jika bangunan SKO yang dimiliki Riau tidak kalah saingnya dengan daerah lain yang telah memiliki Sekolah Olahraga. Bahkan dari kondisi dan lokasi bangunan saat ini. Sekolah olahrag Riau sudah berkualitas nasional maupun internasional.

"Ini sangat luar biasa, selain luasnya yang mencapai 5 hektre, juga bisa dilihat dari sarana asrama untuk siswa yang dilengkapi dengan fasilitas, termasuk fasilitas olah raga disekolah," puji Hengki.

Sementara, Kepala Bidang Pendidikan khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK PLK) Disdikbud Riau Sri Petri Hariyati yang mendampingi rombongan Dispora Jateng, mengapresisasi kunjungan pihak Dispora Jateng yang telah menjadikan SMA Olahraga Riau menjadi salah satu percontohan. 

Hal ini merupakan kembanggan yang harus terus ditingkatkan Riau kedepan yang intinya kunjungan tersebut menjadi cambuk untuk sekolah dalam meningkatkan kualitas sekolah. Terutama dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.
    
"Kita berharap kedepanya, SMA Olahraga kita ini terus jadi percontohan bagi daerah lain. Terutama pada kualitas pendidikan yang harus mampu memiliki prestasi luar biasa di bidang olah raga,"ujar Petri.**(mad)