• Zulfahmi Adrian

PEKANBARU -- Saat ini keberadaan warung remang-remang di Pekanbaru semakin menjamur. Bahkan, keberadaan warung remang-remang tersebut lokasinya juga terlihat jelas jika anda melintas di jalan SM Amin ujung ataupun jalan menuju Jembatan Siak III.

Hal ini tentunya dikeluhkan masyarakat Pekanbaru. Karena dikhawatirkan dampak negatif dari keberadaan warung remang-remang tersebut akan berdampak kepada masyarakat sekitar.

"Warung tersebut sudah terang-terangan beroperasi. Ini dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, terlebih lagi masyarakat sekitarnya," kata yanto, warga Pekanbaru kepada wartawan, Kamis 21 April 2016.

Dirinya mengharapkan agar keberadaan warung remang-remang tersebut segera ditertibkan oleh instansi pemerintah. "Karena kalau sudah malam, pas kita lewat di jalan SM Amin ujung itu, sudah kelihatan mereka beroperasi, tak jarang pula itu wanitanya memanggil-manggil laki-laki yang tengah melintas, bahkan lampu mereka dimatikan dan yang hidup hanya lampu hiasan saja," tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, menyebutkan pihaknya akan menertibkan warung remang-remang tersebut.

"Warung remang-remang yang masih beraktifitas di Pekanbaru nantinya akan kira tertibkan. Penertiban warung remang-remang itu juga merupakan prioritas kita," tegasnya.

Dikatakan Zulfahmi juga, pihaknya sedang menunggu jadwal untuk penertiban dan Satpol PP sendiri akan mencari informasi dan data di lapangan sebelum nantinya mereka melakukan penertiban.

"Kita cari data dulu dilapangan, kita lakukan sosialisasi terlebih dahulu dan barulah kita akan melakukan penertiban dan penindakan terhadap warung remang-remang tersebut," ucapnya.

Berdasarkan keterangan Zulfahmi, lokasi terbanyak warung remang-remang yang menjamur di Pekanbaru sendiriv memang terletak di Jalan SM Amin dan Air Hitam.

"Kedua lokasi itu memang seputar terminal AKAP, kita sudah dapat informasinya secepatnya. Mungkin sebelum puasa kita akan melakukan penertiban terhadap warung remang-remang tersebut. Nanti teman-teman media kita sam-sama cek lokasi dan menertibkan," tandasnya.**(dwi)