Narkoba dan Paham Radikalisme Musuh Bersama
Selasa, 17 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Indonesia pernah dijuliki sebagai Macan Asia, julukan itu diberikan sebagai bagian dari keberhasilan negara yang memiliki berbagai Sumber Daya Alam (SDM) yang melimpah ini mampu menjadi negara yang maju dan berkembang pesat dari berbagai sektor.
Melihat kondisi itu negara-negara lainnya di Dunia dan Asi pada umumnya menjadi "tidak senang" hingga berupaya untuk menghancurkan atau melemahkan bangsa ini, salah satunya adalah melalui Narkotika dan Obat-obat Terlarang (Narkoba), dan paham Radikalisme.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau Dr H Kamsol saat membuka Sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba, Radikalisme, Lalu Lintas dan Korupsi bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se Provinsi Riau, Senin 16 Mei 2016 malam, di Hotel Furaya Pekanbaru.
Kamsol mengatakan, penyalahgunaan Narkoba telah menjadi permasalahan nasional yang meresahkan, bahkan penyalahgunaan Narkoba tidak hanya terjadi dikalangan pemuda, tetapi sudah masuk ruang lingkup dikalangan pelajar, sangat memprihatinkan semua pihak.
"Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, hingga tahun 2015, angka peredaran dan penggunaan Narkoba di Indonesia akan terus meningkat 0,3-0,5 persen dari 4 juta pengguna saat ini di Riau, BNN memperkirakan sedikitnya 153.900 warganya terdata sebagai pengguna narkoba," kata Dia.
Kamsol menjelaskan, dampak yang ditimbulkan dari seorang pecandu Narkoba sangat luar biasa, seperti terjadinya perubahan sikap, dan kepribadian, menurunnya kedisiplinan yang secara otomatis mengganggu proses belajar, menjadi mudah tersinggung dan marah.
"Melemahnya stamina yang berakibat susah untuk berkonsentrasi dalam proses belajar, tidak memperdulikan kesehatan diri, dan memicu terjadinya kriminalitas, seperti perkelahian antar pelajar, sampai pada perilaku penjambretan dan lainnya," kata Kamsol.
Provinsi Riau sendiri menurut Kamsol pada peringatan Hari Kebangkita Nasional 2015 lalu telah menandatangani ikrar masyarakat Riau bangkit melawan Narkoba, yang saat itu diawali langsung oleh Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman.
Hal itu dilakukan, lanjut Kamsol, sebagai kesadaran bahwa pengguna Narkoba berdampak buruk bagi kesehatan, hukum, moral, agama, sosial budaya, ekonomi dan kehidupan bangsa. Penyalahgunaan Narkoba telah mengancam lapisan masyarakat diseluruh wilayah Provinsi Riau, dan harus diberanta dari Bumi Melayu Lancang Kuning.
"Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau akan bersunguh-sungguh mewujudkan gerakan lingkungan bebas penyalahgunaan Narkoba melalui upaya pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dalam kehidupan masyarakat, pemuda, pelajar dan mahasiswa di Provinsi Riau," ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti 180 peserta yang terdiri dari siswa dan pendamping dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau. Sebagai narasumber akan dihadirkan dari BNP Provinsi Riau untuk pencegahan Narkoba, dari Dirlantas Polda Riau untuk tertib berlalu lintas, dari Kemenkum HAM, terkait pencegahan paham Radikalisme, dan lainnya.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua PWI Inhil Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan
TEMBILAHAN -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir menuntut Kepolisian Resor Inhil menangkap pelaku penganiayaan wartawan TV One, oleh salah seorang karyawan Humas PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP), baru-baru ini. Ketua PWI Inhil M Yusuf…
-
Selasa, 15 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua DPRD Inhil Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku pemukulan Wartawan
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, mengharap kasus pemukulan  reporter tv one, Superto yang dilakukan oleh Bowi Humas PT Tabung Haji Indo Platation (THIP) diusut tuntas. "Itu perbuata kriminal, harus…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Sabu Ke Polisi, Bandar Di Tambusai Ditangkap
TAMBUSAI -- Trik atau strategi yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Rohul ini pantas diacungi jempol. Pasalnya, dengan menyamar sebagai pembeli, seorang pengedar narkotika jenis sabu di Dalu-dalu berhasil ditangkap. …
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
P2TP2A Minta Laporkan Tindakan Kekerasan Terhadap Anak
DUMAI -- Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Dumai, Timo Kipda mengajak masyarakat untuk melaporkan kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. “P2TP2A siap menerima pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu kami mengajak…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Dumai Ringkus Puluhan Anak Punk
DUMAI -- Polres Dumai bersama Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia anak punk yang kebelakangan ini kian menjamur di Kota Dumai, Senin 14 Desember 2015. Alhasil, puluhan anak punk berhasil diringkus dan kemudian…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Rohil Bentuk TP4D
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Kejaksaan Negeri (Ka Kejari) Rohil Bima Suprayoga SH Mhum mengatakan Kejari Rohil telah membentuk Tim Pengawal, Penyenggara, Pembangunan, Pemerintah Daerah (TP4). Pembentukan TP4D ini, jelas Bima Suprayoga, "Tim TP4D dibentuk guna mengawal pembangunan infrstruktur…
-
Sabtu, 12 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ditanya Tentang Kasus Pencurian, BW Langsung Pukul Wartawan
TEMBILAHAN -- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa Superto wartawan tv one liputan Inhil yang mengalaminya. Kejadian terjadi di Kantin Polres Inhil, Sabtu Sore, 12 Desember 2015. Akibatnya, korban mengalami memar di bagian wajah. Dari…
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten I Setdakab Inhil: Pekan Ini PT IJA Janjikan Lakukan Pertemuan
TEMBILAHAN -- Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam mengatakan, PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra menjadwalkan pertemuan dengan Pemkab Inhil pada pekan ini. "Pekan ini janjinya. Perkiraan satu atau dua hari…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Bengkalis Tangani 4 Perkara Korupsi
BENGKALIS -- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis saat ini sedang menangani empat perkara kasus korupsi, satu diantaranya sudah ditingkat penyidikan yakni perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dengan menambah 3 tersangka baru.Â
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Satpol PP Antisipasi Penjual Petasan
PEKANBARU -- Menjelang memasuki pergantian tahun sudah menjadi hal yang lumrah penjual petasan akan kembali marak. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, memandang, perlu adanya razia…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran di Ramayana, Wakil Walikota Minta Data Jumlah Pedagang dan Kerugian
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa 8 Desember 2015 di pusat perbelanjaan Ramayana, Plaza Sukaramai Jalan Jendral Sukaramai Pekanbaru. Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPKPB Masih Berupaya Menjinakkan Api di Ramayana
PEKANBARU -- Meskipun sijago merah sudah mengamuk dari Selasa 8 Desember 2015 sore kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan kondisi pasar Sukaramai Jalan (Ramayana Pusat red) Jalan Sudirman masih belum bisa dipadamkan. Bahkan Badan Pemadam Kebakaran dan…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ayat: Awasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
PEKANBARU -- Terkait perkembangan berita kekerasan terhadap anak yang akhir-akhir ini yang meresahkan masyarakat. Wakil WaliKota pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi menghadiri acara sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kota pekanbaru bertempat dihotel ameera pekanbaru Rabu pagi, 9 Desember 2015. …
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Sesalkan Basement Ramayana Menjadi Tempat Jual Beli
PEKANBARU -- Hingga saat ini api masih terus berkobar di Pasar Sukaramai (Ramayana) jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru . Komisi IV DPRD Pekanbaru yang meninjau lokasi, Rabu 9 Desember 2015 siang sangat menyesalkan tata letak dan tata…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tabrak Lari, Jambret Dihajar Massa
PEKANBARU -- Hendi alias Andi (40), seorang residivis terpaksa harus kembali merasakan dinginnya lantai sel jeruji besi setelah menjambret yang dilakukannya pada Jum'at 4 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Aksi pelaku kali ini gagal, karena…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang. Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Teledor dan Lalai
Hotman: Harusnya Pekanbaru Meluas Bukan Mengecil
PEKANBARU -- Masuknya tiga RW di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya yaitu RW15, RW16, dan RW18 ke wilayah Kabupaten Kampar menimbulkan pertanyaan dari kalangan anggota DPRD Kota Pekanbaru. Padahal selama ini wilayah itu menjadi bagian dari kependudukan…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
FKPT Diharapkan Mampu Cegah Masuknya Faham Radikalisme dan Terorisme di Riau
PEKANBARU -- Keberadaan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau diharapkan mampu mengantisipasi masuknya paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Riau, karena itu mereka diminta menggandeng berbagai elemen masyarakat. "Kita minta FKPT segera melakukan aksi dengan pola…
-
Senin, 07 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Waspadai Modus Baru Dalam Merekrut Kelompok Radikal
PEKANBARU - Perekrutan pemuda dengan memanfaatkan sarana pendidikan dan agama menjadi salah satu modus dari kelompok radikal teror untuk meregenerasi dirinya. "Pemahaman ajaran agama yang fanatis-sempit, melemahnya implementasi pendidikan kewarnegaraan dan tergerusnya nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan serta nilai kearifan lokal menjadi factor pendorongnya rentannya masyarakat…
-
Jumat, 04 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
KPA dan PPTK Akan Dilaporkan Ke Kejari Bengkalis
Gagalnya Iklan KPU Bengkalis, Media Pendukung Rekanan Pemenang Akan Tempuh Jalur Hukum
BENGKALIS - Pembatalan secara sepihak yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, terhadap pelaksanaan Iklan Kampanye yang dimenangkan oleh CV Debby Mandiri Karya Teknik tampaknya bakal berbuntut panjang. Pasalnya sejumlah media massa pendukung CV Debby Mandiri…





