Temuan Reses Dapil 4, Kondisi Puskesmas Pangkalan Lesung Mengkhawatirkan
Senin, 25 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
PELALAWAN -- Dari hasil sidak Anggota Dewan Dapil 4 di Puskesmas Pangkalan Lesung beberapa hari lalu didapati kondisi puskesmas tidak bersih atau kotor, pekarangan yang tak terawat, selokan dipenuhi sampah, masalah air hingga ambulance yang sering tidak diketahui keberadannya.
Demikian disampaikan Baharudin SH, kepada media ini, Senin 25 Juli 2016 salah satu anggota DPRD Pelalawan Dapil 4 yang melakukan sidak ke puskesmas Pangkalan Lesung. Menurutnya, seharusnya puskesmas beri contoh dengan pelayanan yang baik Dan lingkungan yang bersih bukan malah sebaliknya.
"Kita datang kepuskesmas karena ada keluhan dari tokoh masyarakat dan warga terkait kondisi puskesmas Pangkalan Lesung yang mengkhawatirkan. Kondisi puskesmas yang terkesan tak terawat dan kotor, masalah sulitnya air bersih, ambulance baru yang kerap tak jelas keberadaannya. Kita minta Kepala Dinas Kesehatan untuk lakukan evaluasi puskesmas Pangkalan Lesung ini. Bagaimana mau menyehatkan masyarakat sementara lingkungan puskesmas tidak mendukung," tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan dr Endid R Pratiknyo kepada media ini, Senin 25 Juli 2016 menyampaikan bahwa Dewan telah menghubungi dirinya. "Ya, Kita sudah mengetahui soal sidak Dewan tersebut dan tentunya menjadi masukan buat Kita. Namun puskesmas Pangkalan Lesung memang saat ini susah mendapatkan air. Karena memang daerah sulit untuk mendapat air meski beberapa kali dilakukan pengeboran.Kepala puskesmas (Kapus) sampai-sampai setiap harinya membeli 500 liter air seharga 60 ribu," papar Endid.
Kadiskes juga menyebutkan,kondisi pekarangan memang langsung tanah belum ada paving Block apalagi kalau musim hujan."Memang kondisinya sore apalagi habis hujan sehingga becek. Kemudian soal ambulance yang baru operasionalnya terus berjalan sesuai peruntukannya. Masalahnya juga belum ada garasi untuk ambulance dipuskesmas dan dikhawatirkan akan terjadi apa-apa dengan ambulance tersebut.Tapi tetap masukan ini menjadi bahan evaluasi untuk Kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ungkapnya.
Adi Purwanto Kapus Pangkalan Lesung yang dihubungi RR menyebutkan bahwa saat sida berlangsung dirinya sedang melakukan Test urine terhadap siswa SMA dengan menggunakan mobil ambulance yang baru.
"Jelasnya mobil ambulance tidak pernah Saya gunakan untuk kepentingan pribadi Saya, Alhamdulillah Saya juga punya kendaraan untuk operasional. Ambulance peruntukannya juga jelas sebagai puskesmas keliling untuk pelayanan kesehatan masyarakat dan mengantarkan pasien ke puskesmas," ungkapnya.
Kalau masalah kondisi pekarangan puskesmas,Adi Purwanto mengungkapkan belum ada paving Block sehingga bekas jejak-jejak sendal atau sepatu hingga kelantai puskesmas. "Kita memang kekurangan cleaning Service yang cuma 1 orang. Begitu juga masalah air dan sumur bor daerah Kita sulit mendapatkan air memang saat ini masih membeli air perharinya 500 liter seharga 60 ribu. Kita berharap dengan puskesmas yang sudah BLUD ini kedepan berbagai kekurangan akan segera dibenahi," tukasnya.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Merupakan Iktibar
Jefri Noer: Mari Bersama Memberantas dan Mengantisipasi
Gaungriau.com -- Bupati Kampar mengatakan, kabut asap bukan musibah tetapi I'tibar atau cobaan bagi semua untuk itu ambil pelajaran dari kejadian kabut asap dan mari sama-sama memberantas dan menyelesaikan persoalan asap, seperti sebelumnya dengan antisipasi sumber asap agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Hal itu…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





