• Adila Ansori

RENGAT -- Wakil Ketua (Waka) DPRD kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Adila Ansori menyesalkan Rencana PT. PLN Persero Area Rengat menjual daya kesejumlah pihak industri.


Menurutnya kondisi daya PLN yang ada saat ini masih dinilai kurang, hal ini  dibuktikan dengan adanya pemadaman bergilir.

"Selain itu masih banyak wilayah dalam Kabupaten Inhu yang belum dialiri listrik PLN, bahkan ada diantaranya pemasangan jaringan sudah dilakukan sejak sekian lama tetapi belum dimasuki arus listrik," ujarnya.

PLN Area Rengat harus mengkaji ulang tentang rencana penjualan arus listrik kepihak industri, karena saat ini masyarakat masih mengeluh dengan kondisi listrik yang masih sering padam dan adanya pemadaman bergilir.

"Untuk wilayah yang belum dialiri listrik saat ini masih banyak seperti di Kelurahan Air Molek I Kecamatan Pasir Penyu, daerah ini yang masih dalam wilayah Kota Air Molek belum ada jaringan listrik dan hingga saat ini belum ada agenda pemasangan jaringan," paparnya.

Selain itu juga di Desa Pasir Keranji Kecamatan Pasir Penyu hingga Desa Talang Sungai Parit Kecamatan Rakit Kulim yang masih satu hamparan, juga belum menikmati listrik PLN.

Untuk itu harapnya, kepada pihak PLN hendaknya dapat menahan diri dulu untuk penjualan daya ke pihak industri, ini semua tidak terlepas untuk pelayanan umum kepada masyarakat dibidang kelistrikan.

Sementara, Manager PLN Area Rengat Kiemas Abdul Gaffur ketika dikonfirmasi membenarkan adanya rencana penjualan daya kesejumlah pihak industri.

“Sudah ada yang berjalan penjualan daya ke pihak industri, dan ini tidak akan mengganggu kepada pelanggan umum, karena, pemakaian daya oleh pihak industri hanya pada siang hari," terangnya.

Bahkan, ketika ada gangguan tetap pihak industri yang menjadi korban pertama untuk dilakukan pemadaman, "sejauh ini belum ada masalah dan saat ini kondisi PLN juga tidak banyak masalah dan hanya ada pemadaman 1 X 7," tutupnya.**(man)