Intrusi Air Laut, Perkebunan Kelapa Desa Pulau Cawan Terancam
Sabtu, 17 September 2016 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Puluhan tahun lalu, masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengutamakan penanaman pohon kelapa di kebun mereka guna memenuhi kebutuhan perekonomian.
Hal itu tidak berbeda dengan apa yang dilakukan masyarakat Dusun Penyagu Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah Kabupaten Inhil. Sayangnya, pohon kelapa yang jadi penopang hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir mengalami berbagai permasalahan yang mengganggu.
Seperti yang di ceritakan warga setempat, Dinras (54) saat dikonfirmasi media, Jum'at 16 September 2016 mengatakan bahwa sejak tahun 1987 dan sampai saat ini kebun mereka mengalami kerusakan akibat intrusi air laut.
"Sudah ada 20 tahun kira-kira kami begini terkena intrusi. Tapi yang betul-betul parah 4 tahun terkahir ini," katanya.
Dalam kurun waktu 20 tahun, katanya masih bisa melakukan panen dan hasilnya juga masih bisa menjamin hidup keluarga. Dan dalam kurun 4 tahun ini juga ada sebagian yang bisa dilakukan panen akan tetapi hasilnya tidak bisa lagi mencukupi kebutuhan keluarga.
"Kemarin masihlah bisa dipanen, 4 tahun terakhir ini kalaupun ada tidak semacam dulu, tidak mampu menutupi kebutuhan," ulasnya.
Dengan keadaan seperti itu, ia menambahkan bahwa untuk melanjutkan ekonomi solusi yang diambil adalah terpaksa mengalihkan pekerjaan dengan mencari penghasilan yang lain, "Ada yang menjaring ikan, membuat kayu bakar dan yang lainnya," ujarnya.
Dinras berharap kepada Pemerintah Daerah Inhil bisa mengupayakan penyelamatan kebun kelapa masyarakat. "Kita sangat berharap kepada pak Bupati yang menyempatkan hadir di dusun kami, untuk mengupayakan tanggul keliling agar air tidak masuk," harapnya.
Sementara, Bupati Inhil HM Wardan yang langsung meninjau kebun masyarakat katakan rusaknya perkebunan masyarakat tersebut akibatkan intrusi air laut.
"Ini terjadi intrusi air laut, air ini terasa asin sehingga kebun masyarakat yang berukuran ratusan hektare untuk saat ini sangat rusak parah. Kita dari pemerintah akan mengupayakan perbaikan, sebab pemerintah saat ini mempunyai program penyelamatan kebun masyarakat," imbuhnya.**(suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 24 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Jalan Cipta Karya Rusak, DPRD Berharap Pemprov Segera Perbaiki
PEKANBARU -- Sudah sekian lama Jalan Cipta Karya Ujung kondisinya belum diaspal dan rusak. Perbaikan jalan ini teryata tidak bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru karena berada di kawasan Kampar. "Solusinya, jalan itu harus diperbaiki atau dibangun…
-
Rabu, 24 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Kamis, 72 RW Wajib Serahkan Data Potensi Wajib Retribusi Sampah
PEKANBARU -- Sesuai dengan data yang diterima tim inventaris wajib retribusi sampah. Maka diperkirakan potensi Pendapatan Asli Daerah(PAD) yang bakal diterima Pemerintah Kota (Pemko)Pekanbaru setiap bulannya sekitar Rp 4 miliar lebih. “Diperkirakan jumlah potensi wajib retribusi sampah…
-
Rabu, 24 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Angin Kencang Hantam Sejumlah Wilayah, Rumah Dan Fasilitas Umum Rusak
TEMBILAHAN -- Tiupan angin kencang kembali menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Badai disertai hujan lebat yang terjadi sekira pukul 01.30 Wib dinihari menyebabkan sejumlah kerusakan perumahan penduduk dan fasilitas umum, Rabu 24 Agustus 2016. Seperti…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Proyek tak Kunjung Dikerjakan, Jalan Ahmad Yani Dumai Jadi Becek
DUMAI -- Proyek Jalan Ahmad Yani (Tegalega, red) kelurahan Bukit Datuk Kecamatan Dumai Selatan yang hendak dikerjakan sejak beberapa pekan lalu, namun hingga saat ini tak kunjung dilaksanakan. Sementara akibat dari pengalian badan jalan dengan menggunakan alat berat, membuat badan jalan kumuh dan becek saat diguyur hujan.…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Awal September, Retribusi Sampah Sudah Dipungut
PEKANBARU -- Rabu 23 Agustus 2016, bertempat diaula kantor Walikota. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru melaksanakan sosialisasi kepada Camat dan Lurah se Kota Pekanbaru terkait akan dilaksanakannya retribusi sampah akhir Awal September mendatang. ‪ Kepala DKP Kota Pekanbaru,…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Syamsuar Pimpin Ramat Rencana Zonasi Kawasan TNZ
SIAK -- Sebagai Taman Nasional yang baru dikukuhkan, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar rapat terkait Potensi Eksplorasi dan Eksploitasi di Kawasan Taman Nasional Zamrud (TNZ) yang langsung di pimpin Bupati Siak di di Balai Zamrud Komplek Abdi Praja Kediaman Bupati Siak, Selasa 23 Agustus 2016.
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Tanam Jagung Serentak
Kepala BP2KP Inhil Membuka Bibit Jagung yang Akan di Tanam
RETEH -- Kepala Badan Penyuluhan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Inhil melaksanakan tanam jagung serentak dengan kelompok Tani Makmur di Desa Pulau kecil, Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Selasa 23 Agustus 2016. Pemerintah bertekad mengembangkan program…
-
Selasa, 23 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Peserta Porseni Kagum dengan Kebersihan Kota Siak
SIAK -- Kebersihan kota Siak sungguh luar biasa. Ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah mempunyai komitmen yang tinggi dalam memacu sektor wisata bagi Daerah ini. "Apa yang saya sampaikan ini bukanlah merupakan kalimat untuk mencari sensasi, tapi ini…





