Jelang Tahun Baru, Disperindagpas Inhu Pantau Harga Pasar
Senin, 07 November 2016 - 00:00:00 WIB
RENGAT -- Menjelang tahun baru Masehi 2017 Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan pemantauan harga pasar.
Dari pantauan tersebut harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di kota Rengat relatif normal , namun ada juga harga bahan pokok yang sudah meningkat karena disebabkan faktor ketersediaan barang lebih sedikit dari jumlah kebutuhan hari biasa.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindag) Inhu Hasman Dayat Melalui Kepala Seksi (Kasi) Produksi dan Distribusi Disperindagpas Inhu Dudi Sumbari Senin 7 Nopember 2016 mengatakan bahwa berdasarkan pantauan yang dilakukan di Pasar Rakyat Rengat masih menunjukkan normal.
"Masih normal belum ada peningkatan harga yang signifikan, terutama terhadap harga sembako," katanya.
Dikatakannya, untuk harga cabe merah pasokan sedikit karena beberapa daerah tidak panen, kecuali yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), untuk cabe merah keriting dijual Rp.95 ribu/ kg (naik 15) / kg), Cabe rawit hijau naik Rp. 5 ribu/kg, dari harga Rp 40 ribu menjadi Rp. 45 ribu/kg.
"Harga Bawang Merah juga mengalami kenaika sebesar Rp. 6 ribu/kg, dari harga Rp. 32 ribu menjadi Rp. 38 rb/ kg, sedangkan harga bawang putih turun dari Rp. 40 ribu/kg menjadi Rp.35 rb/ kg", terangnya.
Sementara harga kebutuhan lain tetap, seperti kelapa bulat Rp 6 ribu, kacang tanah tetap Rp. 25 ribu/kg, Beras solok Rp 13 rb / kg, Gula Pasir Rp. 14 rb/ kg, Tepung terigu Rp7 ribu/kg, Minyak Goreng Bimoli : Rp 14 ribu/liter, Daging Sapi Rp. 120 ribu/kg.
"Harga daging ayam ras mengalami penurunan dari Rp. 28 ribu menjadi Rp 24 rb/kg, harga ayam kampung : tetap Rp 50 rb/ kg, telur ayam ras turun dari Rp. 40 ribu menjadi Rp. 38 ribu/piring", paparnya.
‪Dijelaskannya, menghadapai tahun baru masehi disperindagpas dalam teknis pengawasan harga dan jalur pendistribusian tetap kita pantau, terutama untuk menghindari penimbunan barang.**(man)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
BUMdes di Rohul Siap Jual TBS Masyarakat ke PKS
Gaungriau.com -- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) di Rokan Hulu (Rohul) menyatakan kesiapannya ditunjuk untuk menyalurkan penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani langsung ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se Rohul. Ditunjuknya lembaga mikro ekonomi yang berada di…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



