178 Anggota DPRD dan Pegawai DPRD Riau Telah di Tes Urine oleh BNNP
Selasa, 13 Desember 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau sudah melakukan tes urine terhadap 178 orang dari sekitar 300-an pegawai lingkungan dewan dan ditambah 65 anggota DPRD Riau. Sementara yang telah tes urine terdiri dari anggota dewan, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer.
Kasi Dayamas BNNP Riau, Zuldastri SP, mengatakan Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihak DPRD dalam upaya melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan DPRD Riau. Sehingga lingkungan wakil rakyat tersebut bisa bersih dari pengaruh narkoba.
"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihak DPRD dalam upaya melaksanakan P4GN dilingkungan DPRD Riau. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari salah satu poin kesepakatan bersama antara BNNP dengan DPRD Riau. Untuk itu kita telah melakukan tes urine terhadap beberapa orang anggota DPRD dan jajaran sekretariat DPRD Riau,†kata Zuldastri, Selasa 13 Desember 2016.
Zuldastri menjelaskan, sebenarnya BNNP telah melakukan kegiatan tes urine sebanyak dua tahap. Pada tahap pertama dilakukan terhadap 22 orang. Kegiatan itu dilakukan pada 28 November 2016 lalu di Hotel Grand Central Pekanbaru.Â
Diantara Peserta yang melakukan tes Urine yaitu, Ketua Komisi A, Azmi Septiadi, Sekretaris DPRD (Setwan), Kaharuddin dan anggota DPRD dan ASN lainnya.Â
Kemudian pada tahap kedua, dilakukan terhadap 156 orang yang bertempat di gedung DPRD Riau, pada Senin 5 Desember 2016. Diantara anggota DPRD Riau yang tes urine yaitu Anggota Komisi A, Taufik Arrakhman beserta anggota dewan lainnya, ASN dan honorer.
“Kegiatan merupakan santai evaluasi P4GN dengan BNNP RiauRencana kita akan melakukan tes urine terhadap seluruh anggota dewan, ASN dan honorer dilingkungan dewan. Namun kegiatan itu kita lakukan secara bertahab. Diharapkan dalam waktu dekat kita sudah bisa melakukan tes urine terhadap seluruh anggota dewan dan pegawai dilingkungan DPRD Riau tersebut,†jelas Zuldastri.**(rls)Â
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





