DUMAI -– Dinas Kesehatan Kota Dumai akan terus menggalakkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk menguatkan derajat kesehatam masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai, H Paisal SKM, MARS kepada wartawan, Kamis 29 Oktober 2015.
 
Kata Paisal, STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM mengacu pada Kepmenkes No 852/Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi Nasional STBM dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang STBM.
 
“Salah satu program yang sedang digalakkan pemerintah untuk mensukseskan program STBM adalah membuat septik tank tripikon yang ditujukan untuk masyarakat yang tinggal dibantaran sungai,”katanya.
 
Lanjut mantan Direktur RSUD Dumai tersebut, melalui program STBM Dinkes akan terus melakukan langkah-langkah dalam menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

“Tahun 2016, jika tidak ada kendala Dinkes akan menganggarkan pembuatan 50 septik tank tripikon. Selain untuk mensukseskan program STBM bantuan tripikon ke masyarakat sebagai upaya mensukseskan program Stop Buang air Besar Sembarangan (SBS),” sebutnya.
  
Paisal berharap melalui program ini kami berharap masyarakat yang tinggal di bantaran sungai bisa menerapkan PHBS, terutama merubah kebiasaan BAB sembarangan. 

“Kalau lingkungan bebas dari kotaran, maka kita akan dapat mencegah menurunnya angka  diare dan mencegah terjadinya penyakit lain yang berhubungan dengan air dan sanitasi, seperti gatal-gatal dan DBD,”jelasnya.
 
Menurut Paisal, pihaknya sudah melakukan mapping terhadap penduduk yang tinggal dibantaran sungai. Kedepan, Dinkes akan terus melakukan upaya pemicuan agar tidak lagi BAB sembarangan dan mengajak masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat.
 
Paisal menambahkan, bahwa program STBM untuk mensukseskan program Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai penerus program Millenium Development Goals (MDGs). “Semoga hal ini mendapat dukungan dari masyarakat sehingga apa yang menjadi tujuan kegiatan ini tercapai dengan baik,”harapnya.**(yus)