• Kondisi ruang penumpang KMP Swarna Dharma yang pengap dan panas

SUNGAIPAKNING -- Salah satu armada kapal penyeberangan Roro Pakning Bengkalis KMP Swarna Dharma di kecam oleh pengguna jasa penyeberangan.

Pasalnya sejak dua bulan terakhir, kapal ferri penyebrangan yang terbilang kecil ini, tak pernah menghidupkan Air Conditioner (AC) di ruang penumpang, sehingga seluruh penumpang selalu mengeluh dengan kondisi pengap tanpa pendingin tersebut.

Hal itu seperti yang disampaikan Anggota DPRD Bengkalis Dapil Mandau - Pinggir Riyanto, Selasa 3 Nopember 2015. Dikesalkannya pengelola kapal PT. Jembatan Nusantara tidak mengindahkan kenyamanan penumpang penyeberangan Pakning - Bengkalis.

"Bagaimana ini kapal Swarna Dharma, tidak pernah lagi menghidupkan AC di ruang penumpang, sudahlah ruangannya kecil, panas dan pengap, ini menyiksa masyarakat yang menyeberang," tandas Ariyanto.

Padahal AC yang ada di ruangan penumpang, lanjut Ariyanto semestinya dihidupkan, namun dia menduga sengaja tidak dihidupkan oleh kru kapal.

"Entah apa alasan kru kapal tidak menghidupkan AC bagi penumpang, apa karena ingin menghemat minyak?, ini tidak bisa dibiarkan, karena sudah berbulan-bulan. Pemkab harus memutuskan kontrak dengan armada kapal seperti ini," kesal Ariyanto.

Sementara itu salah seorang kru kapal yang tidak disebutkan namanya mengatakan AC dalam keadaan rusak dan belum selesai diperbaiki.

"Ada alat kompresornya yang rusak dan belum selesai diperbaiki, karena peralatannya tidak ada di jual di sini," kata salah seorang kru kapal Swarna Dharma tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Jaafar Arif dikonfirmasi mengaku terkejut dengan kondisi salah satu kapal penyeberangan yang tidak mau menghidupkan AC bagi penumpang.

"Pengelola Kapal harus berkomitmen menjaga kenyamanan penumpang, jangan sampai penumpang selalu mengeluh, jika ada kerusakan segera diperbaiki dan jangan bertele-tele," tegas Jaafar Arif.**(put)‎