Wabup Alfedri Resmikan 55 Bumka
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BUNGRAYA -- Keberadaan badan usaha milik kampung (Bumka) dapat menjadi salah suatu wadah untuk mendongkrak ekonomi masyarakat.Ini juga meupakan upaya pemerintah memutuskan mata rantai dari kegiatan para rentenir.
Setiap suatu usaha yang hendak digeluti oleh mayarakat haruslah didukung dengan modal yang memadai. Dengan diresmikannya 55 BUMka se-Kabupaten Siak ini diharapkan mampu menggeliatkan usaha masyarakat," harap Wakil Bupati Siak H Alfedri M.Si saat meresmikan 55 BUM Kam di lapangan sepak bola bungaraya, Kamis 3 Desember 2015.
Dikatakan, keberadaan BUMKa di setiap kampung ini, merupakan wadah tempat simpan pinjam, boleh dibilang sebagai bank-nya kampung. Sedangkan program dalam meningkatkan ekonomi masyarakat disetiap kampung pemerintah telah mengalokasi dana sebesar Rp 500 juta.
"Saat ini, tersisa lima desa yang belum mendapatkan suntikan dana pada tahun anggaran 2014 lalu. Untuk memenuhinya tahun ini semua-nya sudah tuntas," katanya.
Disamping itu, keberadaan Bumka ini juga dapat memutuskan mata rantai dari kegiatan rentenir yang menyajikan pinjaman dengan bunga yang cukup besar yang diharamkan oleh agama.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah berharap keberadaan Bumka ini tidak hanya menjadi pilar ekonomi masyarakat saja, akan tetapi juga bisa menjalankan kerja dengan pihak ketiga dalam meningkat omset bagi bumka itu sendiri sebagai aset kampung.
"Dalam pengelolaan Bumka ini sangat diperlukan manajemen yang baik dan tertata dengan baik juga. Untuk itulah pemerintah telah mewacanakan kedepan bagi Bumka yang sukses dan berhasil dalam menjalankan Bumka ini akan diberikan rewort sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah mereka tunjukan," tutup Wabup.
Sementara, Kepala BPMPBD Kabupaten Siak Abdul Razak SH menyebutkan peresmian 55 BUM Kampung ini adalah kegiatan peningkatan dari UED-SP sebelumnya digantikan nama menjadi BUM Kampung untuk penyesuaian nama dari pergantian nama desa menjadi BUM Kampung sesuai dengan payung hukum yang ada.**(Jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



