Harga Terus Bersaing, Pinang Bisa Jadi Komuditi Unggulan
Senin, 07 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
GAUNGANAKSERKA - Harga jual buah kelapa di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau dinilai masih jauh dari harapan. Pasalnya, harga komoditi yang menjadi penghasilan terbesar dmmasyarakat Inhil tersebut masih berkisar Rp 1.800 hingga Rp 1.950 perkilonya.
"Waktu harga 2000 perkilo saja kita masih sulit, apalagi seperti sekarang ini. Terkadang pas selesai panen cuma mampu bayar hutang saja," sebut salah seorang petani di Kecamatan GAS, Levi, Senin 7 Desember 2015.
Menurutnya dengan nilai jual tersebut, para petani kelapa tidak hanya merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya sehari-hari, akan tetapi mereka juga kesulitan untuk perawatan kebun-kebun kelapa. Saat ini banyak yang rusak akibat air pasang dan serangan hama kumbang.
"Saat ini kami hanya bisa membuat saluran air seadanya. Itu juga memerlukan ongkos, jadi jika kami hanya mengandalkan penghasilan dari kelapa ini tentu saja tidak cukup," katanya.
Untuk itu lanjutnya lagi, sebagian petani di daerah kami juga menanam pinang untuk tambahan pinang. Sejauh harga pinang di pasaran Inhil sangat menjanjikan.
"Saat harga bagu, pinang bisa sampai 12.000/kilo. Kondisi itu tentu lebih nenguntungkan. Dimana jangka waktu panen lebih cepat dan kerjanya tidak ringan," jelasnya.
Saat ini potensi pinang di Inhil sangat luar biasa. Hampir disetiap desa, ada penampung pinang. Ke depan pinang bisa menyaingi komuditi kelapa, kalau memang pasaran harga terus menjanjikan.** (suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…






