BANGKINANG -- Setelah sukses meraih prediket sekolah berbasis lingkungan dalam program Sekolah adiwiyata tingkat nasional,  Pondok Pesantren Daarun Nahdo (PPDN) Thawalib Bangkinang, saat ini bersiap menuju sekolah Adiwiyata Mandiri Nasioal.
            
Optimisme PPDN Thawalib Bangkinang disampaikan Pimpinan Ponpes, Drs, H Rusdi Nur, Selasa 5 Januari 2016 di Bangkinang, yang mengatakan pihaknya  bersama  keluarga besar PPDN Thawalib Bangkinang sedang mempersiapkan segala sesuatu dalam mendukung program Adiwiyata Mandiri Nasional tersebut. 

Rusdi mengakui, sejalan dengan Program Adiwiyata Nasional yang telah diikuti  maupun adiwiyata Mandiri Nasional yang akan diikuti PPDN Thawalib Bangkinang, pihaknya juga mengikuti program sekolah Sehat Mandiri Nasional.
            
Dalam program sekolah sehat Mandiri ini, Pihak PPDN Tahwalib Bangkinang akan bekersama dengan Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dalam melakukan pembinaan dan penyuluhan sekolah sehat mandiri dan peran serta pihak sekolah dalam menerapkan program ini serta memotivasi para santri dalam budaya sekolah sehat mandiri. 

“Program sekolah sehat mandiri ini sangat mendukung dan membantu PPDN Thawalib Bangkinang untuk meraih prestasi yang gemilang dalam program adiwiyata Mandiri Nasional,’ ujar Rusdi yang berencana pihak PPDN Thwalib Bangkinang akan mendatangkan tenaga medis secara berkesenambungandari  Puskesmas untuk melakukan penyuluhan da  pemeriksaan kesehatan para santri.
            
Sebagai sarana pendukung dalam Program sekolah sehat mandiri ini, pihak PPDN Thawalib Bangkinang akan membangun dan menyiapkan instalasi air bersih yang siap saji dan siap diminum yang terjamin dan bebas dari bahteri. 

“setelah isntalasi air bersih siap minum tersebut kita siapkan maka kita akan mendatangkan tenaga ahli dari dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air bersih yang bebas bahteri tersebut,” rencana Rusdi.

Rusdi juga berjanji setelah instalasi air bersih siap minum ini tersedia, pihaknya juga akan menyediakan sarana tempat minum disetiap lokal/kelas para santri. 

“Kedepan kita harapkan santri tidak perlu membawa air minum dari rumah dan karena sudah tersedia maka cukup membawa wadah tempat minum dari rumah,” kata Rusdi.
            
Lanjut Rusdi, bahwa program Sekolah sehat mandiri ini sejalan dengan program Adiwiyata karena kedua program saling mendukung satu sama lain. “Dengan program sekolah sehat mandiri maka sangat mendukung program Adiwiyata dan degan program Adiwiyata maka tidak akan kesulitan pihak PPDN Thawalib Bangkinang dalam menerapkan Program sekolah Sehat Mandiri” sebutnya.**(man)